PARADAPOS.COM - Seorang bocah berusia 4 tahun, yang diidentifikasi dengan inisial I, meninggal dunia setelah jatuh ke dalam lubang proyek pembangunan lapangan multifungsi di Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan pada Minggu, 28 Juni 2026. Pemerintah Kota Jakarta Selatan telah memberikan bantuan kepada keluarga korban. Peristiwa tragis ini terjadi saat proyek yang baru dimulai pada 25 Juni 2026 itu masih dalam tahap awal pengerjaan. Korban sempat terjebak selama sekitar empat jam sebelum berhasil dievakuasi, namun nyawanya tidak tertolong dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Respons Cepat Pemerintah dan Camat Tebet
Pemerintah setempat langsung bergerak begitu mengetahui insiden tersebut. Camat Tebet, Putut Puji Linangkung, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menjangkau keluarga korban.
"Kami bergerak cepat, melalui pihak kelurahan, Satpol PP dan unsur terkait, kemarin langsung menyambangi kediaman orang tua korban," ujarnya.
Putut menjelaskan bahwa sejak awal proyek, pihaknya sudah memberikan imbauan kepada warga sekitar. Proyek yang dikerjakan oleh pihak CSR ini baru berjalan beberapa hari sebelum kecelakaan terjadi. "Pengerjaan baru dimulai tanggal 25 Juni kemarin, pembangunan itu dilakukan oleh CSR. Untuk penyelidikan masih dilakukan oleh pihak kepolisian. Sekali lagi, kami mengucapkan turut berduka cita sedalam-dalamnya bagi keluarga korban," tuturnya.
Pengawasan Lokasi dan Penjagaan Ketat
Di lapangan, suasana di sekitar lokasi proyek masih terlihat steril. Kasatpol PP Kelurahan Manggarai, Wahyu, menyebut bahwa area tersebut saat ini masih dipasangi garis polisi. Aktivitas pembangunan dihentikan sementara waktu untuk memberi ruang bagi proses investigasi.
"Kami juga mendampingi pihak kelurahan untuk menyerahkan bantuan dan santunan ke korban. Alhamdulillah diterima dengan baik," ungkap Wahyu.
Untuk mencegah kejadian serupa, pihaknya kini mengerahkan dua personel secara bergantian untuk berjaga di sekitar lubang proyek. Ia kembali mengingatkan warga agar lebih waspada saat beraktivitas, terutama di malam hari. "Kami melakukan penjagaan di sekitar lokasi dengan mengerahkan dua personel secara bergantian," lanjutnya.
Kronologi Kejadian dan Duka yang Mendalam
Insiden nahas itu bermula ketika bocah I bermain di sekitar area proyek yang belum sepenuhnya diamankan. Ia kemudian terperosok ke dalam lubang sedalam beberapa meter. Tim penyelamat sempat berupaya keras mengevakuasi korban selama kurang lebih empat jam. Meskipun berhasil diangkat dalam keadaan hidup, kondisi kritis yang dialaminya membuat nyawanya tak tertolong saat dalam perjalanan darurat menuju rumah sakit. Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar Manggarai.
Editor: Laras Wulandari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Safari Politik Jokowi di Lampung Dinilai Tak Cukup Angkat PSI ke Senayan
Vonis Nadiem Makarim 10 Tahun Penjara, Hakim Tutup Sidang Tanpa Tanya Sikap Terdakwa
Polri Sita Rp2,3 Miliar dalam Kasus Dugaan Korupsi BBM Pertamina yang Rugikan Negara Rp486 Miliar
Pemerintah Targetkan 141.000 Unit Rusun Subsidi di Meikarta untuk MBR