RSHS Bandung Perkirakan Pemulihan Korban Penyekapan YTR Butuh Waktu Setahun

- Selasa, 30 Juni 2026 | 18:50 WIB
RSHS Bandung Perkirakan Pemulihan Korban Penyekapan YTR Butuh Waktu Setahun
PARADAPOS.COM - Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung memperkirakan butuh waktu hingga satu tahun untuk memulihkan kondisi fisik korban penyekapan dan penyiksaan berinisial YTR. Saat ini, korban telah menjalani perawatan medis intensif selama satu pekan di rumah sakit tersebut. Tim dokter masih menunda tindakan operasi dan berfokus penuh pada penanganan infeksi parah yang bersarang di wajah dan tubuh korban akibat penyiksaan yang diduga dilakukan oleh tersangka Taufik Hidayat.

Fokus Medis: Menjinakkan Infeksi Sebelum Operasi

Direktur Utama RSHS Bandung, dr. H. Rachim Dinata Marsidi, menjelaskan bahwa jadwal operasi rekonstruksi wajah hanya bisa dilakukan jika infeksi pada tubuh korban sudah benar-benar mereda. Pihaknya mengestimasikan proses penyembuhan total memakan waktu satu tahun. Alasannya, luka yang diderita tidak hanya pada bagian wajah, melainkan juga mengganggu pergerakan di bagian kaki. "Dalam sebulan ini kami masih fokus untuk menghilangkan infeksinya. Kami sudah membuat jadwal, mungkin bisa sampai setahun untuk perbaikan semuanya. Karena bukan hanya wajah saja, untuk pergerakan kaki pun sama," jelas dr. Rachim dalam keterangannya, Selasa 30 Juni 2026.

Risiko Operasi di Tengah Infeksi

Lebih lanjut, dr. Rachim menegaskan alasan medis di balik penundaan tindakan operasi terhadap YTR. Pembedahan di tengah kondisi infeksi yang belum tuntas dinilai sangat berisiko bagi keselamatan korban. Ia menekankan bahwa keselamatan pasien adalah prioritas utama. "Bulan ini masih fokus di infeksinya, jadi belum tuntas dan belum bisa (dioperasi). Kalau infeksi masih ada, kami tidak berani operasi karena infeksinya akan menjalar ke seluruh tubuh," ungkapnya. Di ruang perawatan, YTR masih menjalani serangkaian terapi antibiotik untuk mengendalikan penyebaran bakteri. Suasana di rumah sakit pagi itu tampak tenang, namun di baliknya para dokter dan perawat bergerak cepat memantau perkembangan tanda-tanda vital korban. Setiap hari, tim medis mengevaluasi respons tubuh YTR terhadap pengobatan sebelum akhirnya memutuskan langkah selanjutnya. Proses pemulihan yang panjang ini menjadi pengingat akan beratnya trauma fisik yang dialami korban. RSHS berkomitmen untuk memberikan perawatan terbaik hingga YTR benar-benar pulih, meskipun perjalanan menuju kesembuhan masih panjang dan penuh tantangan.

Editor: Paradapos.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar