Trump Klaim AS Hancurkan Militer Venezuela dan Iran dalam Pidato HUT Kemerdekaan

- Minggu, 05 Juli 2026 | 07:25 WIB
Trump Klaim AS Hancurkan Militer Venezuela dan Iran dalam Pidato HUT Kemerdekaan
PARADAPOS.COM - Dalam pidato perayaan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat yang digelar di National Mall, Washington DC, pada Sabtu, 4 Juli 2026, Presiden Donald Trump menyampaikan pernyataan kontroversial. Ia mengklaim bahwa Amerika Serikat telah berhasil menghancurkan Venezuela dan Iran melalui kekuatan militernya. Pidato bertajuk “Salute to America 250” tersebut juga menjadi ajang Trump untuk memuji pencapaian bangsa Amerika, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga kekuatan militernya yang disebutnya paling perkasa sepanjang sejarah.

Pernyataan Kontroversial soal Venezuela dan Iran

Dalam pidatonya yang berlangsung di hadapan ribuan pendukung, Trump secara gamblang menyebut dua negara yang menjadi sasaran kebijakan luar negeri AS. Ia tidak merinci bentuk operasi militer yang dimaksud, namun pernyataannya langsung memicu reaksi dari berbagai kalangan internasional. “Lihatlah Venezuela, lihatlah Iran. Kita telah menghancurkannya, menghancurkan militer mereka,” kata Trump dengan nada tegas. Pernyataan ini disampaikan di tengah ketegangan hubungan AS dengan kedua negara tersebut. Venezuela sendiri telah lama mengalami krisis politik dan ekonomi, sementara Iran masih dalam tekanan sanksi ekonomi berat dari Washington.

Mengenang Kejayaan Amerika

Tak hanya bicara soal kekuatan militer, Trump juga mengajak rakyatnya untuk merenungkan perjalanan panjang bangsa Amerika. Ia menyebut berbagai pencapaian monumental yang dianggap sebagai bukti kehebatan AS. “Orang Amerika, menyeberangi Dataran Besar, mendaki puncak Pegunungan Rocky. Kita baru saja menjinakkan hutan belantara dan menaklukkan perbatasan serta membangun kekaisaran,” ujarnya. Trump kemudian melanjutkan dengan nada bangga, menyebut sederet proyek infrastruktur legendaris yang menjadi ikon Amerika. “Kita membangun rel kereta api, mendirikan gedung pencakar langit, gedung-gedung pencakar langit yang indah itu, dan menggali Terusan Panama, yang dianggap sebagai keajaiban dunia kedelapan,” lanjutnya.

Militer Paling Perkasa Sepanjang Sejarah

Di bagian akhir pidatonya, Trump menekankan bahwa semua pencapaian itu bermuara pada satu hal: kekuatan militer. Ia menyebut semangat Amerika yang tak terbendung telah melahirkan industri paling kuat di dunia dan angkatan bersenjata yang tak tertandingi. “Inilah semangat tak terbendung yang menciptakan industri paling kuat di dunia dan membangun militer terkuat yang pernah ada. Dan hari ini, militer kita lebih kuat dan lebih perkasa dari sebelumnya,” ujarnya. Pidato ini disambut gemuruh tepuk tangan dari para pendukung yang hadir. Namun di luar arena, pernyataan Trump soal “menghancurkan” Venezuela dan Iran menuai kritik tajam dari pengamat hubungan internasional yang menilai retorika tersebut terlalu agresif dan tidak sesuai dengan semangat diplomasi global.

Editor: Reza Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini