PARADAPOS.COM - Jakarta kembali menggelar Jakarta World Folkfest 2026, sebuah festival ekonomi kreatif dan kebudayaan internasional yang digelar untuk kedua kalinya. Acara ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan Council of Organization of Folklore Festival and Folk Arts Indonesia (CIOFF Indonesia). Festival yang berlangsung pada awal Juli 2026 ini menjadi bagian dari rangkaian menuju peringatan lima abad Kota Jakarta, sekaligus memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global yang inklusif dan berbudaya. Sebanyak enam negara berpartisipasi dengan total 115 delegasi internasional, yaitu Rumania, Yunani, Polandia, Rusia, Korea Selatan, dan Filipina.
Pertunjukan Seni dan Parade Budaya
Sepanjang festival, para delegasi tidak hanya menampilkan pertunjukan tari, musik, dan tradisi rakyat dari negara masing-masing. Mereka juga diajak mengikuti city tour ke Monumen Nasional (Monas) dan kawasan Kota Tua. Selain itu, pertunjukan seni digelar di Sarinah, dan puncak acara berupa parade budaya saat hari bebas kendaraan bermotor di kawasan Sudirman-Thamrin. Semua kegiatan ini dirancang sebagai wadah pertukaran budaya serta diplomasi melalui seni dan kebudayaan.
Menyambut Lima Abad Jakarta
“Tujuan kami untuk melaksanakan kegiatan festival ini dalam rangka untuk menyambut 500 tahun Kota Jakarta tahun depan dan menjadikan Indonesia Jakarta sebagai kota global di dunia,” ujar Presiden CIOFF Indonesia, Said Rachmat, dalam tayangan Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Minggu, 5 Juli 2026.
Menurutnya, festival ini menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada dunia. Ia juga menekankan bahwa Jakarta harus mampu menarik wisatawan dan menunjukkan wajahnya sebagai kota global yang ramah dan terbuka.
Harapan untuk Hubungan Antarnegara
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap hubungan persahabatan antarnegara semakin erat. Lebih dari sekadar perayaan, festival ini diharapkan memperkuat citra Jakarta sebagai kota yang nyaman, inklusif, dan berkelas dunia. Semua ini dilakukan dalam rangka menyambut peringatan lima abad Kota Jakarta yang tinggal menghitung tahun.
Editor: Yoga Santoso
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Ketua Hisobi: Obesitas Bukan Soal Penampilan, Tapi Penyakit Serius yang Tingkatkan Risiko Kanker
Kemkomdigi Targetkan Kecepatan Internet Nasional 100 Mbps dalam Dua Tahun
Menkop Resmikan Transformasi Pokdarwis Jadi Koperasi untuk Perkuat Ekonomi Pariwisata di Belitung
9 PTN Masih Buka Jalur Mandiri hingga Akhir Juli 2026, Cek Syarat dan Jadwalnya