PARADAPOS.COM - Sebanyak 700 personel gabungan dari Polres Metro Jakarta Pusat, Polda Metro Jaya, hingga jajaran Polsek dikerahkan untuk mengawal dua aksi penyampaian pendapat yang berlangsung di Jakarta Pusat pada Senin, 6 Juli 2026. Langkah antisipasi ini diambil guna memastikan jalannya aspirasi dari sejumlah elemen massa tetap berlangsung kondusif. Dua titik utama yang menjadi konsentrasi pengamanan adalah kawasan Gambir dan area depan Gedung DPR/MPR RI.
Dua Titik Aksi, Ribuan Personel Disiagakan
Berdasarkan keterangan resmi yang diterima, aksi pertama akan digelar oleh Aliansi Pemuda Kalimantan bersama beberapa elemen massa lainnya di wilayah Gambir. Sementara itu, aksi kedua direncanakan oleh kelompok mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Indonesia. Kedua aksi tersebut dijadwalkan dimulai pada pukul 11.00 WIB.
"Pengamanan aksi unjuk rasa dari Aliansi Pemuda Kalimantan dan beberapa elemen massa di wilayah Gambir, rencana giat pukul 11.00 WIB," ungkap Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, dalam keterangan tertulisnya, Senin, 6 Juli 2026.
Untuk unjuk rasa kedua, giliran kelompok mahasiswa yang bergerak menuju kompleks parlemen. Polisi telah memetakan potensi dinamika di lapangan dan menyiapkan personel tambahan jika diperlukan.
"Aksi dari pengurus dari Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Indonesia di depan Gedung DPR/MPR RI pukul 11.00 WIB," jelas Erlyn.
Rekayasa Lalu Lintas Bersifat Situasional
Terkait kelancaran arus kendaraan, pihak kepolisian telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas di kedua titik konsentrasi massa tersebut. Penutupan jalan maupun pengalihan arus kendaraan nantinya hanya akan diterapkan secara situasional di lapangan. Keputusan ini diambil dengan melihat perkembangan jumlah massa yang hadir secara langsung.
Di lapangan, petugas akan terus memantau eskalasi situasi. Jika massa membeludar dan berpotensi mengganggu arus lalu lintas, barulah rekayasa jalan diberlakukan. Pendekatan ini dinilai lebih adaptif dibandingkan penutupan jalan secara permanen sejak awal.
Guna menghindari potensi kepadatan kendaraan, aparat kepolisian mengimbau para pengguna jalan untuk mencari rute alternatif dan menjauhi kawasan Gambir serta area depan Gedung DPR/MPR RI selama aksi berlangsung. Imbauan ini disampaikan agar masyarakat dapat merencanakan perjalanan dengan lebih baik dan tidak terjebak kemacetan.
Suasana di sekitar lokasi aksi terlihat mulai ramai sejak pagi. Beberapa ruas jalan utama yang menuju ke Gambir dan Senayan mulai dipadati kendaraan. Petugas lalu lintas tampak berjaga di sejumlah persimpangan untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan.
Editor: Yuli Astuti
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Rupiah Melemah ke Rp17.992 per Dolar AS Jelang Rapat The Fed
232 Pengungsi Kebakaran TPA Jatiwaringin Mulai Kembali ke Rumah, 15 Jiwa Masih Bertahan
PMI Manufaktur Indonesia Anjlok ke 46,9 pada Juni 2026, Sektor Industri Resmi Masuk Zona Kontraksi
Sidang Pemakzulan Sara Duterte Resmi Dimulai, Tentukan Nasib Politik dan Peta Pilpres 2028 Filipina