Harga iPhone Lipat Pertama Apple Bocor: Dibanderol Rp36 Juta, Rilis Bersama iPhone 18 Pro

- Jumat, 10 Juli 2026 | 10:00 WIB
Harga iPhone Lipat Pertama Apple Bocor: Dibanderol Rp36 Juta, Rilis Bersama iPhone 18 Pro
PARADAPOS.COM - Bocoran harga dan spesifikasi iPhone lipat pertama buatan Apple kembali mencuat ke permukaan. Berdasarkan laporan terbaru dari sejumlah analis, perangkat yang digadang-gadang akan dirilis pada September 2026 itu diperkirakan dibanderol mulai dari US$2.000 hingga US$2.399, atau setara dengan Rp36,1 juta sampai Rp43,3 juta. Angka tersebut menempatkannya di atas para pesaing utama, seperti Google Pixel 10 Pro Fold yang dijual seharga US$1.799 dan Samsung Galaxy Z Fold 7 yang dipatok mulai Rp28,5 juta di Indonesia. Informasi ini masih berupa rumor dan belum mendapatkan konfirmasi resmi dari Apple.

Harga Fantastis di Atas Kompetitor

Dua nama besar di dunia analis teknologi, Ming-Chi Kuo dan Mark Gurman, sepakat bahwa Apple akan membanderol ponsel lipat pertamanya dengan harga premium. Angka yang beredar di kalangan analis bahkan menyentuh hampir US$2.399, seperti dikutip dari Engadget pada Jumat (10/7/2026). Jika dibandingkan, selisih harganya cukup signifikan dengan produk lipat yang sudah lebih dulu beredar di pasaran. “Harga itu di atas pesaingnya, misalnya Google Pixel 10 Pro Fold senilai US$1.799 dan Galaxy Z Fold 7 di Indonesia dipatok mulai Rp28,5 juta,” tulis laporan tersebut.

Jadwal Rilis Bersama iPhone 18 Pro

Menurut bocoran yang beredar, iPhone lipat perdana ini tidak akan meluncur sendirian. Ponsel tersebut dijadwalkan berbagi panggung dengan peluncuran seri iPhone 18 Pro dan Pro Max. Meski tanggal pastinya masih simpang siur, sebagian besar sumber meyakini momen akbar itu akan terjadi antara tanggal 8 atau 9 September 2026.

Desain Lebar dan Layar Lega

Dari segi tampilan fisik, desain iPhone lipat ini disebut-sebut akan memiliki sasis yang jauh lebih lebar, mengingatkan pada bentuk Pixel Fold milik Google. Bentuknya juga tidak seramping Galaxy Z Fold 7 buatan Samsung. Saat ponsel dibuka, pengguna akan disuguhkan orientasi lanskap yang lebih luas. Hal ini membuat pengalaman menonton video terasa lebih memuaskan berkat aspek rasio yang lebih seimbang. Engadget melaporkan bahwa layar utama perangkat ini berukuran 7,8 inci, sementara layar bagian depannya memiliki ukuran 5,5 inci. Ketebalan perangkat saat terbuka berkisar antara 4,5 hingga 4,8 mm, dan saat dilipat menjadi 9 hingga 9,5 mm. Apple juga dikabarkan menempatkan dua kamera belakang dengan lensa lebar dan ultra lebar, serta menggunakan engsel hasil cetakan 3D.

Layar Anti Lipatan dan Sensor Sidik Jari

Salah satu kabar menarik datang dari Bloomberg yang melaporkan bahwa Apple memilih teknologi layar baru. Teknologi ini diklaim mampu mengurangi tampilan lipatan pada layar, meskipun tidak bisa menghilangkannya sepenuhnya. Selain itu, Apple disebut akan menggunakan Touch ID dengan sensor sidik jari, bukan Face ID. Alasannya, sistem pengenalan wajah dinilai akan membuat bodi ponsel menjadi lebih tebal dan mengurangi luas area layar.

Sistem Operasi dan Baterai Raksasa

Meskipun memiliki layar yang luas, iPhone lipat ini dipastikan akan menggunakan sistem operasi iOS, bukan iPadOS. Konsekuensinya, perangkat ini kemungkinan tidak akan mendukung fitur multitasking canggih seperti yang ada di tablet Apple. Tata letak saat layar dibuka memang akan lebih mirip iPad, termasuk dukungan untuk aplikasi berdampingan, namun tetap terbatas pada ekosistem iOS. Dari sisi daya, laporan rantai pasokan menyebutkan bahwa baterai berkapasitas 5.400 hingga 5.800 mAh sedang disiapkan untuk diuji coba. Angka ini menjadi yang tertinggi untuk iPhone mana pun sebelumnya, dan bahkan melampaui kapasitas baterai Galaxy Z Fold 7 yang hanya sebesar 4.400 mAh.

Catatan Kritis: Masih Sekadar Bocoran

Perlu digarisbawahi, seluruh informasi yang beredar saat ini belum mendapatkan konfirmasi resmi dari Apple. Mulai dari harga, desain, spesifikasi, hingga jadwal rilis, semuanya masih dalam tahap spekulasi dan bocoran dari rantai pasokan. Publik pun diminta untuk bersabar menanti pengumuman resmi dari perusahaan yang berbasis di Cupertino tersebut.

Editor: Rico Ananda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar