Pemprov DKI Resmikan Mobil Klinik Hewan Keliling, DPRD Dorong Realisasi RS Hewan 24 Jam pada 2026

- Jumat, 10 Juli 2026 | 16:50 WIB
Pemprov DKI Resmikan Mobil Klinik Hewan Keliling, DPRD Dorong Realisasi RS Hewan 24 Jam pada 2026
PARADAPOS.COM - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah meresmikan lima unit Mobil Klinik Hewan Keliling yang kini beroperasi di lima kota administrasi. Langkah ini merupakan realisasi dari janji kampanye yang diikuti dengan dorongan dari Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI, Francine Widjojo, agar Pemprov segera membangun rumah sakit hewan pertama dengan layanan gawat darurat 24 jam. Peresmian ini menandai perluasan akses layanan kesehatan hewan di ibu kota, dengan target operasional rumah sakit hewan dan penambahan puskesmas hewan pada tahun 2026.

Dorongan Realisasi Rumah Sakit Hewan 24 Jam

Francine Widjojo menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif Mobil Klinik Hewan Keliling, namun ia menekankan bahwa masih ada pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan. "Kami masih menunggu upgrade Puskeswan Ragunan menjadi RS Hewan pertama milik Pemprov DKI Jakarta dengan layanan gawat darurat 24 jam dan penambahan enam Puskeswan di Jakarta. Juga vaksin tetanus gratis bagi kuda pekerja delman. Seluruhnya sudah dijadwalkan terlaksana di tahun 2026," jelasnya dalam keterangan resmi pada Jumat (10/7/2026). Menurutnya, keberadaan rumah sakit hewan akan menjadi pelengkap bagi layanan yang saat ini sudah berjalan. Dengan fasilitas yang lebih lengkap dan layanan darurat selama 24 jam, pemilik hewan peliharaan diharapkan memiliki akses yang lebih mudah saat membutuhkan penanganan medis mendesak. Ia menambahkan, penambahan enam Puskeswan juga dinilai penting agar pelayanan kesehatan hewan semakin merata di seluruh wilayah Jakarta. Warga, katanya, tidak perlu lagi menempuh jarak jauh hanya untuk memperoleh layanan veteriner.

Layanan yang Ditawarkan Mobil Klinik Hewan Keliling

Kelima Mobil Klinik Hewan Keliling yang baru diresmikan tersebut menyediakan berbagai pemeriksaan kesehatan. Mulai dari pemeriksaan darah, ultrasonografi (USG), vaksinasi, hingga sterilisasi dengan tarif yang terjangkau. Layanan ini ditempatkan di lima kota administrasi yang berbeda, menjangkau lebih banyak pemilik hewan peliharaan di berbagai sudut Jakarta. Francine mengungkapkan bahwa kehadiran mobil klinik ini bukanlah hal yang instan. Ia menyebut bahwa inisiatif tersebut merupakan usulan yang telah diperjuangkan sejak tahun 2025 melalui Komisi B DPRD DKI Jakarta. "Ini hasil perjuangan panjang PSI di DPRD DKI Jakarta yang sejak tahun lalu telah mengusulkan Moyanvet atau Mobil Klinik Hewan Keliling Jakarta," ujarnya.

Program Sterilisasi Kucing Gratis Meningkat Signifikan

Selain mendorong peningkatan fasilitas layanan kesehatan hewan, Francine mengatakan pihaknya juga mengawal program sterilisasi kucing gratis di Jakarta. Ia menyebutkan bahwa kuota sterilisasi mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Dari 9.000 ekor pada tahun 2024, angka tersebut melonjak menjadi 21.000 ekor pada tahun 2025, dan kembali naik menjadi 23.000 ekor pada tahun 2026. Angka ini menunjukkan komitmen berkelanjutan dalam mengendalikan populasi kucing liar sekaligus menjaga kesejahteraan hewan di ibu kota.

Editor: Andri Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar