PARADAPOS.COM - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) ke seluruh SPBU di Kota dan Kabupaten Bogor tetap berjalan, meskipun terdapat 19 dari total 124 SPBU yang masih menunggu pasokan Pertalite dari Fuel Terminal Plumpang. Pjs. Area Manager Communication, Relation & CSR Regional Jawa Barat, Arya Yusa Dwicandra, menyampaikan permohonan maaf atas kendala di lapangan dan menegaskan bahwa proses pengiriman terus dioptimalkan agar layanan segera normal. Masyarakat diimbau untuk menggunakan SPBU terdekat yang masih memiliki stok selama proses distribusi berlangsung.
Kendala Pasokan dan Langkah Penanganan
Di tengah upaya menjaga ketersediaan energi, Arya Yusa Dwicandra mengonfirmasi bahwa timnya terus memantau situasi secara ketat. Berdasarkan data yang dihimpun, dari 124 SPBU yang tersebar di dua wilayah tersebut, sebanyak 19 unit masih dalam antrean pengiriman Pertalite.
"Berdasarkan data kami, dari total 124 SPBU di Kota dan Kabupaten Bogor, terdapat 19 SPBU yang saat ini masih menunggu pasokan Pertalite dalam proses pengiriman dari Fuel Terminal (FT) Plumpang," ujar Arya dalam keterangan resminya, Jumat (10/7).
Pernyataan itu sekaligus menjadi penegasan bahwa perusahaan tidak tinggal diam. Berbagai langkah teknis telah disiapkan, mulai dari percepatan jadwal pengiriman hingga koordinasi dengan pihak terkait di lapangan. Arya menambahkan bahwa seluruh pasokan yang tertunda sudah memiliki Delivery Order (DO) dan proses distribusi terus dioptimalkan.
"Seluruh pasokan tersebut telah memiliki Delivery Order (DO) dan kami terus mengoptimalkan proses distribusi agar segera diterima di SPBU," ungkapnya.
Daftar SPBU yang Masih Memiliki Stok
Bagi masyarakat yang membutuhkan Pertalite, Pertamina telah merilis daftar SPBU yang masih melayani pengisian. Beberapa di antaranya berada di titik-titik strategis yang mudah dijangkau.
Di koridor tol, tersedia SPBU 34.16903 dan 34.16907. Sementara itu, bagi pengguna jalur Puncak, terdapat SPBU 34.16705, 34.16708, 34.16711, 34.16715, dan 34.16718. Untuk kawasan Dramaga, ada enam SPBU yang masih beroperasi, yakni 34.16604, 34.16607, 34.16611, 34.16613, 34.16615, dan 34.16617.
Wilayah Cileungsi juga tidak luput dari perhatian. Sebanyak tujuh SPBU di sana masih siap melayani, yaitu SPBU 34.16813, 34.16815, 34.16817, 34.16818, 34.16820, 34.16824, dan 34.16827. Di Kota Bogor, masyarakat bisa mengunjungi SPBU Warung Jambu (34.16109), Cibuluh (34.16104), Bubulak (34.16124), Tajur (34.16105), dan Veteran (34.16115).
Komitmen dan Imbauan untuk Masyarakat
Dalam situasi seperti ini, koordinasi antara operator SPBU dan konsumen menjadi kunci. Pertamina menegaskan komitmennya untuk menjaga pasokan energi tetap optimal, terutama di tengah tingginya mobilitas masyarakat.
Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan SPBU terdekat yang masih memiliki stok sambil menunggu proses pengiriman ke SPBU lain rampung. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi antrean panjang dan memastikan distribusi berjalan lebih lancar.
Dengan pengawasan yang ketat dan koordinasi yang terus berjalan, perusahaan optimistis seluruh SPBU di Bogor akan kembali beroperasi normal dalam waktu dekat.
Editor: Joko Susilo
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Polisi Tangkap Perempuan 50 Tahun di Kepahiang, Sita 100 Paket Sabu dari Dompet dan Kotak Rokok
Polri Janjikan Pengumuman Tersangka Kasus Korupsi dengan Barang Bukti 74 Kg Emas dan Rp476 Miliar
Polri Masih Dalami Status Kepemilikan Rumah Mewah di Bogor yang Digeledah dalam Kasus Korupsi dan TPPU
Badan Bank Tanah Alokasikan 11.714 Hektare untuk Reforma Agraria Cegah Kesenjangan