PARADAPOS.COM - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menawarkan hadiah umrah gratis kepada siapa pun yang bisa membuktikan bahwa Komisaris PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk, Aisyah Zakiyyah, adalah keponakannya. Pernyataan ini muncul di tengah polemik publik yang mempertanyakan hubungan kekerabatan antara keduanya, terutama setelah Aisyah resmi menjabat sebagai komisaris BUMN konstruksi tersebut. Hingga saat ini, baik Dody maupun Aisyah belum memberikan konfirmasi eksplisit mengenai dugaan hubungan keluarga itu.
Janji Umrah Gratis dari Menteri PU
Dalam sebuah podcast di Jakarta, Dody Hanggodo secara terbuka menantang publik untuk membuktikan tuduhan yang beredar. Ia menyatakan bahwa hadiah umrah gratis akan diberikan kepada siapa pun yang berhasil menunjukkan bukti sahih bahwa Aisyah adalah keponakannya.
"Yang bisa membuktikan Aisyah adalah keponakan saya, akan saya beri hadiah umrah gratis, kalau dia beragama Islam," ujar Dody dalam keterangannya.
Pernyataan tegas ini disampaikan saat dirinya menjadi narasumber dalam acara diskusi tersebut. Di kesempatan yang sama, Aisyah Zakiyyah juga mendapat pertanyaan serupa mengenai hubungan kekerabatannya dengan sang menteri. Namun, keduanya memilih untuk tidak secara gamblang membantah maupun membenarkan isu yang berkembang.
Viral di Media Sosial
Nama Aisyah Zakiyyah mendadak menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah ditunjuk sebagai Komisaris PT PP (Persero) Tbk. Pengangkatannya dilakukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar pada 19 Mei 2026, menggantikan posisi Ernandhi Sudarmanto.
Tak hanya soal dugaan hubungan kekerabatan dengan Dody Hanggodo, warganet juga menyoroti latar belakang dan kompetensi perempuan berusia 32 tahun ini. Sorotan tajam itu mendorong banyak pihak untuk menelusuri rekam jejak akademik dan profesionalnya.
Latar Belakang Pendidikan dan Karier
Dari sisi pendidikan, Aisyah memiliki jejak akademik internasional yang cukup solid. Perempuan kelahiran Jakarta, 30 Desember 1993, ini meraih gelar Sarjana di bidang Applied Chemistry and Biochemistry dari Gunma University, Jepang, pada tahun 2015. Ia kemudian melanjutkan studi Magister International Communication di Macquarie University, Sydney, Australia, dan lulus pada 2018.
Di dunia profesional, Aisyah pernah menjabat sebagai Manajer E-Commerce dan Marketing di Lingble Ltd., Singapura. Ia juga sempat mengisi posisi Team Leader Sales Division di PT Toyota Tsusho System Indonesia pada periode 2023 hingga 2024.
Selanjutnya, Aisyah menjabat sebagai Director and Strategic Planner di PT Lumintoo Sukses Incomso pada 2024 hingga 2025. Sejak tahun lalu, ia dipercaya menjadi Tenaga Ahli Menteri sekaligus Juru Bicara (Jubir) Kementerian Pekerjaan Umum (PU), sebelum akhirnya ditunjuk sebagai Komisaris PT PP.
Peran Baru di BUMN Konstruksi
Sebagai komisaris di perusahaan BUMN konstruksi tersebut, Aisyah membawahi pengawasan di bidang pengembangan sumber daya manusia, talent management, suksesi, sistem remunerasi, serta struktur organisasi perusahaan. Tugas ini menuntut pemahaman mendalam tentang manajemen SDM dan tata kelola perusahaan, yang menjadi sorotan publik mengingat latar belakang pendidikannya yang tidak secara langsung terkait bidang konstruksi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi lebih lanjut dari pihak Kementerian PU maupun PT PP mengenai polemik yang berkembang. Publik pun masih menanti apakah tantangan Menteri Dody akan mendapat respons dari pihak yang mengklaim memiliki bukti hubungan kekerabatan tersebut.
Editor: Yuli Astuti
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Pramono Anung Pastikan LPDP Jakarta Beroperasi 2027, Beasiswa ke Luar Negeri untuk Siswa Kurang Mampu
Delapan Pelabuhan Nasional Raih Penghargaan Green and Smart Port ASRI 2026
Anggota DPRD DKI Desak Evaluasi Total Seluruh JPO di Jakarta Usai Insiden Roboh di Tendean
Peringatan Hari Anak Nasional 2026 Fokus pada Perlindungan Anak di Empat Ruang Aktivitas