Ledakan Gudang Amunisi TNI AD di Madiun Tewaskan Satu Prajurit, Enam Lainnya Terluka

- Jumat, 17 Juli 2026 | 03:25 WIB
Ledakan Gudang Amunisi TNI AD di Madiun Tewaskan Satu Prajurit, Enam Lainnya Terluka
PARADAPOS.COM - Sebuah ledakan hebat mengguncang Gudang Amunisi Gubusmu 2 milik Pusat Peralatan Angkatan Darat (Puspalad) di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, pada Kamis, 16 Juli 2026. Insiden ini mengakibatkan satu prajurit TNI Angkatan Darat gugur dan enam lainnya mengalami luka-luka. Seluruh korban segera dilarikan ke RSUD Caruban untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Pihak TNI AD telah membentuk tim investigasi untuk mengusut tuntas kronologi dan penyebab pasti peristiwa tersebut.

Kronologi dan Proses Evakuasi

Peristiwa nahas itu terjadi saat para personel tengah menjalankan prosedur pemeriksaan dan perawatan rutin material amunisi di dalam gudang penyimpanan. Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat, Brigjen TNI Donny Pramono, menjelaskan bahwa ledakan terjadi secara tiba-tiba di tengah kegiatan operasional tersebut. “Ledakan terjadi pada saat personel melaksanakan prosedur pemeriksaan dan perawatan material amunisi di salah satu gudang penyimpanan,” ujarnya. Proses evakuasi berlangsung cepat. Seluruh korban langsung dilarikan ke RSUD Caruban. Suasana di Instalasi Gawat Darurat (IGD) sempat dijaga ketat oleh personel TNI saat proses evakuasi berlangsung pada siang hari. Penjagaan ketat itu mulai tampak melandai sejak Jumat pagi, sehari setelah insiden.

Kondisi Korban dan Pemakaman

Berdasarkan laporan terkini dari RSUD Caruban, dari enam korban luka, empat di antaranya menderita luka berat dan masih menjalani perawatan intensif di ruang rawat inap. Dua personel lainnya yang mengalami luka ringan telah diperbolehkan pulang dan hanya diwajibkan menjalani rawat jalan. Pihak TNI AD berkomitmen memberikan pendampingan penuh bagi seluruh korban luka selama masa pemulihan. Satu prajurit yang gugur dalam tugas diketahui bernama Henki Notokusumo, warga Dusun Jomblang, Desa Sidorejo, Kecamatan Kebonsari. Jenazah almarhum telah dimakamkan di tempat pemakaman setempat pada Kamis malam sekitar pukul 20.30 WIB dengan suasana haru. TNI AD juga telah menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya prajurit dalam kejadian ini.

Lokasi dan Area Terlarang

Lokasi gudang amunisi yang meledak berada cukup jauh dari pemukiman warga. Titik ledakan diperkirakan berada di jarak sekitar 5 kilometer memasuki kawasan Hutan Jati Saradan. Area ini merupakan zona militer yang dilarang keras bagi pihak sipil untuk masuk tanpa izin. Jalan Raya Saradan yang menjadi akses utama menuju lokasi tampak lengang pasca-insiden.

Editor: Wahyu Pradana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar