PARADAPOS.COM - Penjualan tiket untuk dua pertandingan kandang Timnas Indonesia melawan Kamboja dan Vietnam resmi dibuka. Laga yang akan berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, pada 27 Juli dan 3 Agustus 2026 ini menawarkan empat kategori tiket dengan harga berbeda. Pembelian hanya dapat dilakukan melalui aplikasi Livin Mandiri dengan syarat memiliki akun Garuda ID yang sudah terverifikasi.
Kategori dan Harga Tiket
Untuk pertandingan melawan Kamboja, harga tiket dibagi menjadi dua kelompok. Tribun Garuda West dan Garuda East dibanderol Rp200.000 per lembar. Sementara itu, tribun Garuda South dan Garuda North lebih terjangkau, yakni Rp100.000.
Sedangkan untuk laga melawan Vietnam, harga tiket mengalami kenaikan. Garuda West dan Garuda East dijual Rp250.000. Adapun Garuda South dan Garuda North dipatok Rp125.000.
Denah stadion yang diunggah akun resmi @timnasindonesia menunjukkan tata letak tribun yang jelas. Para suporter disarankan untuk mencermati peta tersebut sebelum memilih kategori tiket.
Prosedur Pembelian
Setiap pembeli wajib memiliki akun Garuda ID yang sudah terverifikasi. Bagi yang belum mendaftar, prosesnya gratis dan bisa dilakukan melalui situs kitagaruda.id. Pendaftaran terbilang mudah dan cepat.
Pembelian tiket dilakukan secara eksklusif melalui aplikasi Livin Mandiri. Seluruh transaksi akan mendapatkan jaminan keselamatan dan perlindungan jiwa bagi pemegang tiket resmi.
Jadwal Pertandingan
Dua laga kandang ini menjadi bagian dari persiapan Timnas Indonesia di ajang internasional. Berikut jadwal lengkapnya:
Indonesia vs. Kamboja
- 27 Juli 2026, pukul 20.30 WIB, Stadion Pakansari Bogor
Indonesia vs. Vietnam
- 3 Agustus 2026, pukul 20.30 WIB, Stadion Pakansari Bogor
Suasana di sekitar Stadion Pakansari diprediksi akan ramai oleh para suporter yang sudah lama menantikan aksi langsung skuad Garuda. Panitia mengimbau agar pembelian tiket dilakukan hanya melalui kanal resmi untuk menghindari calo dan tiket palsu.
Editor: Yoga Santoso
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Ketua RT di Lumajang Jadi Buronan Polisi Usai Diduga Cabuli Keponakan Sendiri Sejak SD
Astamaops Kapolri Dorong Polresta Sorong Kota Percepat Respons Layanan 110 hingga Tuntas
Eva Monalisa Peringatkan RUU Masyarakat Adat Jangan Sampai Jadi Alat Legitimasi Investasi
Kesalahpahaman Candaan Picu Teror Bertubi-tubi dari Tetangga di Depok, Polisi Selidiki