paradapos.com -Sebuah peristiwa kecelakaan yang melibatkan mobil Pajero dan bus PO Haryanto menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Pengendara Pajero, Atika Rahmawati (34), yang mengunggah kisahnya di platform daring, membantah klaim bahwa dirinya meminta ganti rugi sebesar Rp 1 miliar.
Dalam wawancara di rumah sakit Semarang, Atika menjelaskan bahwa tujuan unggahannya di media sosial adalah untuk mendapatkan respons dan mediasi dari pihak PO Haryanto.
Baca Juga: Satria Mahathir 'Cogil' Ditahan Polisi Terkait Pengeroyokan, Penampakan Saat Diringkus
Meskipun telah ada kunjungan dari pihak bus, mediasi langsung belum terlaksana, dan Atika merasa bahwa tanggung jawab dari perusahaan bus tersebut masih minim.
"Saya posting di media sosial dengan tujuan mendapat respons, walaupun saya sudah menghubungi (pihak PO) dibantu teman dan saudara.
Saya tidak menyangka akan viral. Sejak awal saya bukan mau aji mumpung, tapi hanya butuh mediasi tanggung jawab dari yang bersangkutan sehingga masalah ini selesai," ungkap Atika.
Atika juga membantah kabar bahwa dirinya meminta ganti rugi sebesar Rp 1 miliar.
Baca Juga: Anak Gap Year Masih Boleh Ikut SNBT 2024, Ketahui Ini Syaratnya
Menurutnya, kerugian yang dialaminya tidak hanya bersifat materi, tetapi juga mencakup kondisi kesehatannya yang memburuk setelah kecelakaan.
Pernyataan Atika mengenai kecelakaan ini menciptakan perbincangan lebih lanjut di kalangan masyarakat.
Kasus kecelakaan ini juga mendapatkan tanggapan dari Kasat Lantas Polres Batang, AKP Wigiyadi, yang mengonfirmasi bahwa mobil Pajero ditabrak oleh bus PO Haryanto.
Meski saat ini kedua belah pihak tengah dalam proses mediasi, belum ada titik terang yang ditemukan.
"Ya masih kita tangani kasus ini. Saat ini masih dilakukan mediasi antara keduanya. Mungkin keduanya belum menemukan titik temu," ungkap Wigi.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: sewaktu.com
Artikel Terkait
Impor Indonesia Melonjak 18,21% di Januari 2026, Didorong Barang Modal dan Bahan Baku
MK Tolak Gugatan Hasto atas Pasal Obstruction of Justice karena Kehilangan Objek
Harga Emas Global Melonjak Dua Kali Lipat, Picu Inflasi 30 Bulan Berturut-turut di Dalam Negeri
Pengendara Motor Nekat Lawan Arah di Jalan Raya Bekasi, Warga: Sudah Jadi Kebiasaan