PARADAPOS.COM - Penjaga dan pemegang kunci Kakbah Dr. Saleh bin Zain al-Abidin al-Shaibi wafat di Mekah pada Jumat (21/6/2024) Waktu Arab Saudi. Sebelum meninggal, Saleh Bin Zain al-Abidin al-Shaibi mengalami sakit yang cukup lama.
Berita duka itu disampaikan putra Saleh bin Zain Al-Abidin Al-Shaibi, yaitu Abdulrahman Saleh Al-Shaibi. Wafatnya Saleh bin Zain al-Abidin al-Shaibi meninggalkan duka yang mendalam, khususnya bagi pihak keluarga.
“Keluarga menerima kehendak Allah SWT. Saleh bin Zain Al-Abidin Al-Shaibi adalah sosok yang selalu dekat dengan semua orang dan mengabdikan hidupnya untuk melayani keluarga,” tutur Abdulrahman, dilansir dari Arab News, Minggu (23/6/2024).
Saleh bin Zain al-Abidin al-Shaibi, dikutip dari MM News, merupakan penjaga Kakbah ke-109 sejak peristiwa fathu Mekah atau penaklukan Mekah di tahun ke-8 Hijriah. Mendiang menjadi penjaga Kakbah sejak 2013 setelah pamannya, Abdulqader Taha al-Shaibi, wafat.
Rasulullah SAW setelah peristiwa Fathu Mekah mengamanahkan tanggung jawab kepada putra-putra Al-Shaibi dan keturunannya sebagai penjaga Kakbah. Kunci Kakbah diserahkan oleh Rasulullah SAW kepada Uthman Ibn Abi Talha dan memerintahkan agar kehormatan tersebut harus selamanya tetap ada di keluarganya.
Tugas dan tanggung jawab penjaga Kakbah adalah membuka dan menutup pintu Kakbah di waktu-waktu tertentu. Pemerintah Arab Saudi, dalam hal ini Pengadilan Kerajaan, Kementerian Dalam Negeri, dan Pasukan Darurat berkoordinasi dengan penjaga Kakbah bila ada tamu negara yang ingin masuk ke dalam Kakbah.
Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman menyampaikan duka cita atas wafatnya Saleh bin Zain Al Abedin.
Sumber: inilah
Artikel Terkait
Air Terjun Batu Ampar di Lingga Capai Puncak Kunjungan di Hari Ketiga Lebaran
Timberwolves Taklukkan Celtics di Kandang Lawan Tanpa Anthony Edwards
Kemenhub Imbau Pemudik Manfaatkan WFA untuk Antisipasi Puncak Arus Balik 2026
Marc Marquez Gagal Podium MotoGP Brasil 2026 Akibat Permukaan Aspal Mengelupas