paradapos.com - Pada tahun 2022, Provinsi Sumatera Utara tidak hanya menyumbang secara signifikan terhadap keberlanjutan produksi beras nasional, tetapi juga menyajikan kejutan dengan sejumlah daerah yang menjadi pilar utama dalam peningkatan produksi.
Meskipun Kabupaten Simalungun dan Kabupaten Serdang Bedagai sering dianggap sebagai pemimpin dalam produksi beras di wilayah ini, penjelasan yang mendalam mengungkapkan fakta menarik: juaranya bukanlah Simalungun atau Serdang Bedagai.
Baca Juga: Tantangan Ekonomi: Pengangguran Tinggi di 7 Daerah Provinsi Aceh
1. Kabupaten Deli Serdang: Menjadi Pemimpin Sejati
Dengan total produksi mencapai 188.636,45 ton pada tahun 2022, Kabupaten Deli Serdang menempati posisi juara sebagai daerah penghasil beras terbesar di Sumatera Utara.
Padi yang subur dan sistem pertanian yang efisien menjadikan kabupaten ini sebagai motor penggerak dalam memenuhi kebutuhan beras di tingkat regional.
2. Kabupaten Serdang Bedagai: Pesaing Tangguh di Posisi Kedua
Meskipun tidak mencapai posisi puncak, Kabupaten Serdang Bedagai berhasil mencatatkan prestasi membanggakan dengan produksi beras sebanyak 166.313,18 ton.
Keberhasilan ini menunjukkan kontribusi signifikan dari daerah ini dalam mencapai ketahanan pangan provinsi.
3. Kabupaten Simalungun: Bertahan di Tiga Teratas
Simalungun, yang seringkali menjadi sorotan, menempati peringkat ketiga dengan produksi beras sebanyak 85.202,71 ton.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: kobaran.com
Artikel Terkait
BPOM Tarik 11 Produk Kosmetik Mengandung Merkuri dan Zat Karsinogenik
Menteri Rosan: Investasi Kunci Pacu Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di Tengah Tekanan Global
AS Serang Pelabuhan Iran, Gedung Putih Tegaskan Gencatan Senjata Tak Berakhir
Pemerintah Finalkan Target Bebas ODOL 2027, Bedakan Sanksi Dimensi dan Muatan