paradapos.com - 40 pekerja yang menjadi korban dari ledakan tungku smelter di PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) dalam kawasan Industri PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) masih terus mendapatkan perawatan medis.
Dari jumlah tersebut, 23 pekerja yang mengalami luka berat sedang dirawat di RS Morowali, sementara sisanya yang mengalami luka ringan dirawat di klinik IMIP.
Baca Juga: Talullah Natura, Anak Bimbim Slank, Debut dalam Industri Musik dengan Album 'Curhat Lula'
Dedy Kurniawan, Kepala Hubungan Media PT IMIP, menjelaskan bahwa dari 23 korban yang dirawat di RS Morowali, dua di antaranya telah dirujuk untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut di Kota Makassar dan Jakarta.
Mereka adalah Enal Affandi Agus yang dirujuk ke Kota Makassar dan Larry Van Hanzrianto yang dirujuk ke Jakarta.
Dedy menambahkan bahwa kedua korban tersebut diterbangkan melalui bandara khusus PT IMIP pada sore hari.
Sebagai tanggapan terhadap insiden tersebut, PT IMIP bertanggung jawab atas biaya pengobatan dan kebutuhan korban yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit.
Hal ini dilakukan sebagai bentuk keprihatinan dan kepedulian perusahaan terhadap para korban yang telah mengalami dampak dari kejadian tersebut.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: unews.id
Artikel Terkait
IAS Luncurkan CX Playbook dan Targetkan Standar Aviasi Global Lewat Transformasi Layanan Pelanggan
BI Yakin Rupiah Terus Menguat ke Level Fundamental Didorong Aliran Modal Asing Pasca Kenaikan Suku Bunga
Kejagung Tetapkan Komisaris PT YAT Tersangka Korupsi Markup Motor Listrik Program Makan Bergizi Gratis
69.388 Jamaah Haji Telah Pulang ke Indonesia, Kemenag Ingatkan Larangan Bawa Air Zamzam di Koper