paradapos.com-- Pasukan Israel terus menggempur Gaza tengah melalui darat, laut dan udara.
Pihak berwenang Palestina melaporkan puluhan korban jiwa lagi.
Dilansir Reuters, badan kesehatan PBB mengatakan ribuan orang berusaha melarikan diri dari pertempuran tersebut.
Israel tetap bertekad untuk memusnahkan kelompok militan Palestina Hamas sebagai respons terhadap serangan kelompok militan tersebut pada 7 Oktober terhadap Israel.
Baca Juga: OIKN Luncurkan Cetak Biru Kota Cerdas Nusantara
Meskipun ada seruan internasional untuk gencatan senjata dan meredakan krisis kemanusiaan yang memburuk di Jalur Gaza.
Pesawat-pesawat Israel melancarkan tiga serangan di Al Nuseirat di Gaza tengah yang menewaskan tujuh orang dan melukai beberapa lainnya.
Organisasi Kesehatan Dunia PBB mengatakan stafnya telah melihat puluhan ribu orang melarikan diri dari serangan besar-besaran di Khan Younis dan Wilayah Tengah dengan berjalan kaki, menggunakan keledai, atau menggunakan mobil.
Tempat penampungan sementara sedang dibangun di sepanjang jalan, katanya pada hari Rabu.
Pernyataan Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan serangan udara Israel menewaskan 20 warga Palestina pada hari Rabu di dekat Rumah Sakit Al-Amal di Khan Younis di Jalur Gaza selatan.
Belum ada komentar langsung dari militer Israel.
Militer Israel pada hari Rabu melaporkan tiga tentara lagi tewas dalam aksi di Gaza, sehingga total korban militer menjadi 166 orang sejak operasi darat dimulai pada 20 Oktober.
Baca Juga: Mahasiswa Tuntut DPR Aceh Tolak Pengungsi Rohingya
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: wowindonesia.id
Artikel Terkait
Marcos Serukan Penguatan Kerja Sama Maritim ASEAN di Tengah Gangguan Jalur Perdagangan Global
BRI Buka Akses KUR Rp10 Juta hingga Rp100 Juta dengan Bunga 6 Persen per Tahun
Imigrasi Tangkap 210 WNA di Batam, Terkait Jaringan Penipuan Daring Internasional Bubaran dari Kamboja
United Bike Luncurkan Tantangan 14 Hari Bersepeda Tanpa BBM, Dorong Transportasi Alternatif