Banjir Semarang Lumpuhkan Rel KA, 16 Perjalanan Dibatalkan: Ini Daftar & Kebijakan Refund

- Rabu, 29 Oktober 2025 | 07:30 WIB
Banjir Semarang Lumpuhkan Rel KA, 16 Perjalanan Dibatalkan: Ini Daftar & Kebijakan Refund

Banjir Semarang Rendam Rel Kereta, 16 Perjalanan KA Dibatalkan

Banjir melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, menyebabkan rel kereta api di beberapa titik terendam air. Kejadian ini mengakibatkan pembatalan 16 perjalanan kereta api untuk menjaga keselamatan penumpang.

Dampak Banjir pada Operasional Kereta Api

Manajemen PT KAI Daop 4 Semarang melalui Humas Franoto Wibowo mengonfirmasi bahwa genangan air terjadi di jalur antara Stasiun Semarang Tawang hingga Stasiun Alastua. Pembatalan perjalanan kereta merupakan bagian dari rekayasa pola operasi yang diterapkan untuk memastikan standar keselamatan perjalanan tetap terpenuhi.

Daftar Kereta Api yang Dibatalkan

Beberapa kereta api yang terkena dampak pembatalan meliputi:

  • KA Kedung Sepur
  • KA Blora Jaya
  • KA Joglosemarkerto
  • KA Ambarawa Ekspres
  • KA Banyubiru

Kebijakan Pengembalian Tiket

PT KAI menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang terdampak dan memastikan penumpang yang perjalanannya dibatalkan akan mendapatkan pengembalian dana tiket sebesar 100%. Kebijakan ini berlaku bagi semua penumpang yang terkena dampak pembatalan perjalanan.

Pengalihan Rute Kereta Jarak Jauh

Selain pembatalan perjalanan, beberapa kereta api jarak jauh dialihkan melalui jalur selatan Jawa. Kereta api yang dialihkan rutenya antara lain:

  • KA Argo Bromo Anggrek (Surabaya–Jakarta)
  • KA Matarmaja (Malang–Jakarta)
  • KA Airlangga (Surabaya–Jakarta)
  • KA Sembrani (Surabaya–Jakarta)

Upaya Normalisasi Layanan

PT KAI saat ini sedang melakukan upaya normalisasi pada jalur yang tergenang air. Tim teknis bekerja untuk memulihkan kondisi rel agar layanan kereta api dapat segera beroperasi normal kembali. Penumpang disarankan untuk memantau perkembangan informasi terbaru melalui kanal resmi PT KAI.

Editor: Rico Ananda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar