90 Persen Situs Warisan Alam Dunia China Raih Nilai Baik, Lampaui Rata-rata Global

- Minggu, 14 Juni 2026 | 21:00 WIB
90 Persen Situs Warisan Alam Dunia China Raih Nilai Baik, Lampaui Rata-rata Global
PARADAPOS.COM - Sebanyak 90 persen situs warisan alam dunia di China memperoleh penilaian keseluruhan "sangat baik" atau "baik" berdasarkan evaluasi terbaru dari International Union for Conservation of Nature (IUCN). Angka ini melampaui rata-rata global yang berada di 61 persen dan rata-rata kawasan Asia sebesar 68 persen. Informasi tersebut disampaikan oleh Administrasi Kehutanan dan Padang Rumput Nasional China bertepatan dengan peringatan Hari Warisan Budaya dan Alam tahun ini.

Mayoritas Situs Warisan Alam China Raih Penilaian Positif

Saat ini, China tercatat memiliki 15 situs warisan alam dunia serta empat situs warisan yang memadukan unsur budaya dan alam. Dengan capaian tersebut, China menjadi salah satu negara terdepan dalam kepemilikan situs warisan alam dan budaya yang diakui di tingkat internasional. Seluruh kawasan tersebut mencakup wilayah seluas lebih dari 80.000 kilometer persegi. Area ini tersebar di 20 daerah setingkat provinsi dengan beragam ekosistem, mulai dari pegunungan, hutan, lahan basah, gurun, hingga kawasan garis pantai. Keberagaman ini menjadi salah satu kekuatan utama dalam upaya konservasi yang dilakukan secara ilmiah, sistematis, dan holistik.

Restorasi Berbasis Alam dan Ekonomi Hijau Terus Diperkuat

Dalam beberapa tahun terakhir, China meningkatkan konservasi melalui sistem kawasan lindung yang berpusat pada taman nasional. Lebih dari 80 persen situs warisan telah menjalani restorasi berbasis alam. Pendekatan ini dinilai efektif dalam menjaga keaslian dan integritas ekosistem di lapangan. Pemerintah juga tidak hanya berfokus pada aspek pelestarian. Berbagai sektor ekonomi hijau mulai dikembangkan untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar. Beberapa di antaranya meliputi ekowisata, wisata studi berbasis alam, dan ekonomi berbasis hutan. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan keseimbangan antara perlindungan lingkungan dan kesejahteraan sosial. Ke depan, seluruh situs warisan alam dunia akan dimasukkan ke dalam kerangka pemantauan kawasan lindung nasional. Dengan begitu, perlindungan dan pengembangan dapat berjalan secara terkoordinasi bersama kawasan lindung lainnya. Pemerintah China juga berencana membangun dan menyempurnakan sistem serta mekanisme pengelolaan perlindungan warisan alam. Tujuannya adalah mendorong tata kelola yang lebih terstandardisasi dan berkualitas tinggi di masa mendatang.

Editor: Yuli Astuti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar