Joan Mir Salip Ducati di Trek Lurus! Bukti Nyata Kebangkitan Honda MotoGP 2025

- Selasa, 28 Oktober 2025 | 19:05 WIB
Joan Mir Salip Ducati di Trek Lurus! Bukti Nyata Kebangkitan Honda MotoGP 2025
Joan Mir Bangga Salip Ducati di Trek Lurus, Tanda Kebangkitan Honda di MotoGP 2025

Kebangkitan Honda! Joan Mir Sukses Salip Ducati di Trek Lurus MotoGP Malaysia

Performa Joan Mir bersama Tim Honda HRC Castrol di MotoGP Malaysia 2025 menjadi bukti nyata kebangkitan pabrikan Jepang itu. Momen puncaknya adalah ketika Mir berhasil menyalip motor Ducati di lintasan lurus, sebuah prestasi yang membanggakan bagi pembalap dan tim.

Momen Menyalip Ducati yang Bersejarah

Pada lap kedua balapan utama di Sirkuit Sepang, Joan Mir melakukan manuver brilian. RC213V yang dikemudikannya berhasil menyalip Fermin Aldeguer dari Gresini Ducati di tikungan terakhir, memicu persaingan sengit di trek lurus menuju garis finis.

Bukti Honda Mampu Bersaing dengan Ducati

Dengan peningkatan tenaga mesin, Mir berhasil unggul tipis dari Ducati milik Aldeguer. Ini adalah kabar gembira, mengingat kecepatan tertinggi yang rendah selama ini menjadi kelemahan utama Honda.

Data kecepatan di MotoGP Malaysia memperkuat klaim ini. Mir mencatat kecepatan maksimal 333,3 km/jam selama balapan. Bahkan di sesi kualifikasi, Mir dan Johann Zarco dari LCR Honda mencapai 338,5 km/jam, mendekati kecepatan KTM Pedro Acosta.

Meski motor Aldeguer bukan yang tercepat di jajaran Ducati, Mir menegaskan bahwa aksi menyalipnya adalah bukti nyata kemajuan sektor mesin Honda. Hasilnya, Mir finis di posisi ketiga, di belakang Alex Marquez (Gresini Ducati) dan Pedro Acosta (Red Bull KTM).

"Kami tidak punya mesin baru, jadi ini adalah realitanya. Di masa lalu, kami hanya bermimpi untuk mengikuti (motor lain), dan sekarang kami memiliki peluang. Mampu menyalip satu Ducati di trek lurus membuat saya bangga," ujar Mir.

Peningkatan Penting Honda Pasca-Upgrade

Konsistensi positif Honda mulai terlihat sejak mereka memperkenalkan paket upgrade setelah jeda musim panas. Sebelumnya, Luca Marini finis keempat di balapan sprint Hungaria, dan Mir sendiri membawa Honda kembali naik podium di MotoGP Jepang.

Mir mengakui Honda masih memiliki area untuk ditingkatkan, terutama pada cengkeraman (grip). Namun, progres sejak ia bergabung pasca-hengkangnya Suzuki dari MotoGP pada 2023 sangat signifikan.

"Saya bisa menyerang bagian depan lebih baik, saya bisa membelokkan motor lebih saat memasuki tikungan. Kami memiliki beberapa keterbatasan dalam hal grip, dan di lintasan dengan grip rendah, ini menjadi sulit," sambung Mir.

Investasi Jangka Panjang untuk Kesuksesan

Joan Mir menekankan bahwa kerja keras tim Honda adalah investasi jangka panjang, bukan mencari hasil instan. Proses memberikan informasi kepada para insinyur dan membangun paket yang kompetitif akhirnya mulai membuahkan hasil.

"Kami harus sangat senang dengan semua pekerjaan yang telah kami lakukan. Ini bukan sesuatu tentang jangka pendek, ini tentang kerja jangka panjang. Dan sekarang kami harus menikmati momen ini," tutupnya.

Dengan performa kompetitif dan podium di MotoGP Malaysia, masa depan Honda di kelas utama balap motor dunia semakin cerah.

Editor: Yoga Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar