Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto: Pro Kontra dan Pandangan NasDem
Perdebatan mengenai rencana pemberian gelar pahlawan nasional kepada Presiden ke-2 RI, Soeharto, merupakan hal yang wajar dalam demokrasi. Setiap tokoh sejarah besar selalu menimbulkan beragam penilaian dari masyarakat.
Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Irma Suryani, menyatakan bahwa perbedaan pendapat mengenai gelar pahlawan untuk Soeharto adalah hal yang normal. Menurutnya, perlu dilihat secara arif bahwa Soeharto telah memimpin dan mengabdi lebih dari 30 tahun untuk Indonesia.
"NasDem sepakat untuk memberikan gelar pahlawan nasional kepada Soeharto. Enggak ada masalah," tegas Irma dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu, 2 November 2025.
Irma menekankan bahwa tidak ada pemimpin yang sempurna di mata masyarakat. Setiap kepemimpinan pasti memiliki sisi positif dan negatif, dan hal tersebut adalah sesuatu yang wajar.
"Kita harus melihat secara arif. Biar bagaimanapun selama memimpin Indonesia banyak juga kebaikan yang sudah diberikan oleh Soeharto kepada bangsa ini. Dan itu tidak boleh dikesampingkan," ujarnya.
Lebih lanjut, Irma menyatakan bahwa semua Presiden Republik Indonesia adalah pilihan rakyat dan telah berkontribusi memajukan Tanah Air. Mulai dari Soekarno, Soeharto, Habibie, Gus Dur, Megawati, SBY, hingga Jokowi masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan.
"Kenapa kita nggak berpikir positif untuk semua pemimpin bangsa. Kalau NasDem sih, janganlah melihat seseorang itu berpikiran sempit, legacy yang ditinggalkan itu harus juga dilihat," tandas Irma.
Wacana pemberian gelar pahlawan nasional untuk Soeharto terus menjadi topik hangat di kalangan masyarakat dan politisi. Berbagai pihak menyampaikan argumennya baik yang mendukung maupun menolak rencana tersebut.
Artikel Terkait
Kepala Bakom Muhammad Qodari Serukan Gaya Komunikasi Pemerintah Lebih Agresif
Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet Kelima Kali, Pengamat: ‘I Tu Si’, Hanya Satu Wajah Baru
Gubernur Sumsel Buka Suara soal Pagu Rp3 Miliar Pakaian Dinas: Bukan Angka Final
Harta Kekayaan Hasan Nasbi Capai Rp40,43 Miliar, Didominasi Properti dan Kas