Roy Suryo Investigasi Ijazah Gibran Rakabuming di Kampus UTS Sydney
Pemerhati telematika, Roy Suryo, secara langsung mendatangi kampus University of Technology Sydney (UTS) di Australia. Kunjungan ini merupakan bagian dari investigasi menyeluruh yang dilakukannya terkait dengan dugaan kejanggalan pada ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Selama berada di Sydney, Roy Suryo berhasil menemui dan berbincang dengan sejumlah alumni UTS yang menempuh pendidikan pada periode 2005-2007. Pertemuan ini dinilai krusial untuk mengonfirmasi klaim Gibran sebagai alumni universitas ternama tersebut.
"Tahun (kuliahnya) sama seperti orang yang sedang kita pertanyakan (Gibran Rakabuming Raka)," ujar Roy Suryo seperti dikutip dari kanal YouTube Refly Harun, pada Senin, 3 November 2025.
Tujuan Investigasi Roy Suryo ke UTS
Roy Suryo menjelaskan bahwa tujuan utama kedatangannya ke UTS adalah untuk mengumpulkan informasi dan bukti faktual mengenai riwayat pendidikan Gibran. Data yang tercantum di Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyebutkan bahwa Gibran merupakan lulusan dari UTS Insearch Sydney.
Dugaan Kejanggalan Ijazah dan Program UTS Insearch
Sebelumnya, Roy Suryo telah menyuarakan keraguan seriusnya. Ia menuding bahwa program yang diikuti oleh Gibran di UTS adalah program UTS Insearch, yang secara umum dikenal sebagai program kursus atau persiapan, dan bukan merupakan program gelar master (S2) penuh. Selain itu, ia juga menduga adanya ketidaksesuaian dalam lama studi yang dicantumkan dalam dokumen resmi.
Bedah Buku Jokowi's White Paper di Sydney
Tidak hanya melakukan investigasi kampus, dalam kunjungannya ke Sydney, Roy Suryo juga mengadakan acara bedah buku berjudul "Jokowi’s White Paper". Acara yang diselenggarakan pada Minggu, 2 November 2025 ini dihelat oleh Forum Diaspora Indonesia (FDI), menambah agenda publik figur ini di tanah kanguru.
Artikel Terkait
Jokowi Minta Semua Pihak Hormati Proses Hukum Kasus Roy Suryo dan Dokter Tifa, Siap Hadirkan Ijazah Asli di Sidang
Mahfud MD Akui Sejak Awal Ragu Pemerintah Serius Reformasi Polri, Sebut Rekomendasi Tim Mandek Tanpa Tindak Lanjut
Mahasiswa UGM Ricuh Saat Diskusi dengan Budiman Sudjatmiko, Harta Kekayaannya Naik 13,91 Persen
Kebijakan RKAB Batu Bara Dianggap Goyah, Pasokan Listrik Jawa-Bali Tertekan