PARADAPOS.COM - Perumda Pasar Jaya menggelar Bazar UMKM dan Kuliner di kantor pusatnya yang berlokasi di Jalan Cikini Raya No. 90, Jakarta Pusat, pada Kamis (18/6/2026). Acara yang berlangsung dari pagi hingga sore ini merupakan bagian dari program berkelanjutan perusahaan pelat merah tersebut untuk mendorong pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi kerakyatan di Ibu Kota.
Puluhan pelaku UMKM binaan dan mitra Pasar Jaya turut memeriahkan bazar ini. Mereka menawarkan beragam produk unggulan yang menggugah selera, mulai dari kerak telor, nasi uduk, sate Padang, siomay, kebab, hingga aneka jajanan tradisional. Tak ketinggalan, minuman segar dan kopi lokal juga menjadi primadona bagi para pengunjung yang datang.
Suasana di lokasi tampak semarak sejak pagi. Para pedagang sibuk melayani pengunjung yang antusias mencicipi hidangan. Aroma rempah dan asap dari panggangan tercium di udara, menambah semarak pameran yang digelar di halaman kantor pusat tersebut.
Lebih dari Sekadar Jajanan
Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan, dalam keterangan tertulisnya menjelaskan bahwa bazar ini bukan hanya soal jajanan.
"Tidak hanya itu, pengunjung juga dapat menemukan berbagai produk kerajinan, aksesoris, dan souvenir khas Betawi yang mencerminkan kekayaan budaya Jakarta," ujarnya.
Menurut Agus, pihaknya sengaja merancang kegiatan ini sebagai ruang promosi dan pemasaran yang lebih luas bagi para pelaku usaha lokal. Ia menekankan bahwa UMKM merupakan pilar penting dalam perekonomian Jakarta.
"UMKM merupakan salah satu pilar penting dalam perekonomian Jakarta. Melalui kegiatan bazar ini, Perumda Pasar Jaya berupaya menghadirkan wadah yang dapat mempertemukan pelaku usaha dengan masyarakat secara langsung sehingga mampu meningkatkan transaksi, memperluas jaringan usaha, serta memperkenalkan produk-produk unggulan kepada pasar yang lebih luas," tuturnya.
Dengan adanya interaksi langsung antara produsen dan konsumen, diharapkan transaksi dapat meningkat. Lebih dari itu, acara ini juga bertujuan untuk memperluas jaringan usaha para pelaku UMKM serta memperkenalkan produk-produk lokal ke khalayak yang lebih luas.
Mendorong Inovasi dan Kolaborasi
Kegiatan ini pun diharapkan mampu menumbuhkan semangat kewirausahaan. Inovasi produk lokal pun diyakini akan terdorong dengan adanya ajang seperti ini. Kolaborasi antara pelaku usaha, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya juga menjadi salah satu target utama untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
"Melalui penyelenggaraan Bazar UMKM dan Kuliner ini, Perumda Pasar Jaya berharap dapat terus berkontribusi dalam menciptakan peluang usaha, meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM, serta memperkuat peran pasar sebagai pusat aktivitas ekonomi dan pemberdayaan masyarakat," jelas Agus.
Ia menambahkan, kegiatan ini sejalan dengan semangat transformasi pasar yang tengah digalakkan Perumda Pasar Jaya. Pihaknya berkomitmen menghadirkan pasar yang modern, nyaman, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Menuju The Culinary HUB
Lebih jauh, Agus mengungkapkan bahwa bazar ini merupakan langkah strategis untuk mewujudkan konsep The Culinary HUB. Konsep ini bertujuan mengubah wajah pasar tradisional bukan hanya sebagai pusat transaksi perdagangan, melainkan juga sebagai destinasi kuliner yang menarik dan inovatif.
"Selain itu, kegiatan ini merupakan salah satu langkah strategis Perumda Pasar Jaya dalam mewujudkan konsep The Culinary HUB yaitu menjadikan pasar tidak hanya sebagai pusat transaksi perdagangan, tetapi juga sebagai destinasi kuliner yang menarik, inovatif, dan mampu mendukung perkembangan UMKM serta memperkuat ekosistem ekonomi lokal," pungkasnya.
Artikel Terkait
Menlu Dorong Kerja Sama Nuklir dengan Rusia demi Target Swasembada Energi Tiga Tahun
BTN dan Rumah123 Integrasikan 4,8 Juta Listing Properti dengan Akses KPR Digital
DPR, OJK, dan BEI Sepakati Langkah Perbaikan Tata Kelola Bursa Efek
PDIP Tegaskan Posisi sebagai Partai Penyeimbang, Bukan Oposisi Pemerintahan Prabowo