Arsul Sani secara terbuka memperlihatkan foto-foto wisuda, ijazah asli, serta fotokopi yang telah dilegalisir dari gelar doktornya di Collegium Humanum atau Warsawa Management University, Polandia.
"Padahal persoalannya mudah, sebagaimana Arsul Sani tanpa proses persidangan, tanpa proses pidana, dengan terang menunjukkan ijazah S3-nya," sambung Denny.
Menurut analisis Denny, langkah proaktif dan terbuka yang ditunjukkan oleh Arsul Sani tanpa menunggu proses hukum lebih lanjut mencerminkan perbedaan kelas yang signifikan.
"Memang beda kelas. Yang satu negarawan, yang lain mengabdi untuk kepentingan pribadi dan keluarganya semata," pungkas Denny Indrayana.
Polemik ijazah ini terus menjadi perhatian, menyoroti pentingnya transparansi dan akuntabilitas publik dari seorang pemimpin.
Artikel Terkait
Megawati Institute Resmi Berdiri: Ketua Umum PDIP Resmikan Think Tank di HUT ke-53 Partai
Pertemuan Jokowi dengan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis di Solo Dikonfirmasi Sekjen ReJo
Megawati Tiba di Rakernas PDIP 2026 Didampingi Prananda Prabowo: Tema Satyam Eva Jayate
Eggi Sudjana Minta Pencabutan Cekal Usai Temui Jokowi: Alasan & Perkembangan Kasus Terbaru