Rumor Persaingan Sjafrie vs Dasco Dibalas Pengamat: Mereka Justru Dua Kekuatan Penopang Prabowo
Asumsi publik yang menyebut adanya rivalitas antara Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin sebagai orang terdekat Presiden Prabowo Subianto dibantah tegas oleh pengamat geopolitik Anton Permana.
Pernyataan ini disampaikan Anton Permana dalam diskusi bersama Refly Harun pada podcast yang diunggah di kanal YouTube Refly Harun.
Dalam percakapan tersebut, Refly Harun menyoroti rumor yang beredar dengan gaya bahasa yang khas. "Gimana anda melihat ketika ada rumor yang mengaitkan wing kanan dan wing kiri itu ada satu Sjafrie Sjamsoeddin dan yang kedua Don Dasco. Jadi apakah Sjafrie tukang cuci piring dan satunya lagi tukang beli piring," seloroh Refly.
Menanggapi hal ini, Anton Permana justru memberikan perspektif yang berbeda. Ia menegaskan bahwa Sjafrie dan Dasco bukanlah pihak yang bersaing, melainkan satu kesatuan kekuatan yang mendukung penuh pemerintahan Prabowo Subianto.
"Saya mungkin berbeda dengan pandangan, ini justru dua kekuatan yang sangat besar, dua kekuatan penopang utama dengan tupoksi yang berbeda, bukan bersaing. Dua ini ibarat rel kereta api dengan tujuan yang sama," jelas Anton.
Lebih lanjut, Anton Permana memaparkan pembagian peran di antara keduanya. Menurut analisanya, Dasco lebih diprioritaskan untuk menangani wilayah politik dan sipil, sementara Sjafrie berfokus pada wilayah pertahanan dan keamanan.
"Ini hanya teknis saja. Mungkin di saat sekarang Pak Sjafrie dalam hal pemberantasan illegal mining. Tapi dalam hal komunikasi politik, masalah kebijakan-kebijakan (ada di) Dasco. Saya lihat ini dua kekuatan yang besar," pungkas Anton menutup penjelasannya.
Pernyataan pengamat geopolitik ini diharapkan dapat memberikan klarifikasi atas isu internal yang ramai diperbincangkan publik, sekaligus menegaskan posisi kedua figur kunci dalam struktur pemerintahan saat ini.
Artikel Terkait
Video Viral Pickup India untuk Koperasi Merah Putih Muncul di Sukabumi, Pemerintah Belum Beri Penjelasan
KPK Tangkap Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong dalam OTT
Presiden Prabowo Kritik Kinerja Sebagian Pejabat di Tengah Tantangan Global
Peneliti Buni Yani Kritik Gibran dan Jokowi, Sebut Penegakan Hukum Hilang