"Jika jalan tersebut tidak diambil, maka habis karir politik keduanya, terlebih Mahfud yang hanya ingin kembali menjadi dosen/pengajar, umurnya juga sudah terlampau tua sehingga harus ada pegangan politik minimal, misalnya menjadi menteri atau bergabung dengan PKS atau PPP misalnya, sehingga bargaining politiknya masih tetap diperhitungkan," jelasnya.
Tak hanya itu, kata Saiful, Ganjar tidak mungkin lagi dilirik sebagai tokoh nasional, kecuali dapat merebut posisi Ketua Umum PDIP.
"Apalagi Mahfud MD, jelas kartu mati, jika tidak duduk di pemerintahan dan tidak ada parpol yang menyokongnya. Saya sarankan jika Ganjar dan Mahfud masih ingin tetap eksis di percaturan politik bangsa, maka ia harus ambil posisi menteri dalam kabinet Prabowo," pungkas Saiful.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Kontroversi Kelulusan Jokowi di UGM: Analisis 2 Pernyataan Berbeda Rektor Ova Emilia
Reshuffle Kabinet: Prabowo Ingin Lepas dari Geng Solo dengan Ganti Pratikno?
Reshuffle Kabinet Prabowo 2026: Analisis Isu Penggantian Menlu Sugiono & Menko PMK Pratikno
Reshuffle Kabinet Jilid 5 Prabowo: Calon Wamenkeu Juda Agung hingga Rotasi Menlu