"Isi kepalanya banyak kok Iran makanya selalu mencari panggung dengan menyerang orang yang pernah mengangkat dan melantik yang bersangkutan jadi Dubes,” cetusnya.
Tak berhenti di situ, Ngabalin menuding bahwa Ikrar kini punya "jabatan baru" sebagai provokator yang terus menyerang Presiden Jokowi dalam berbagai kesempatan.
"Perilaku manusia tak pandai berterima kasih. Sekarang punya jabatan baru sebagi provokator menyerang Jokowi di berbagai kesempatan. Semoga satu saat saya bisa jumpa dengan si botak ini dalam satu forum,” tandasnya.
Sebelumnya, dalam sebuah podcast, Prof. Ikrar Nusa Bakti memang sempat melontarkan pertanyaan terbuka soal nama asli Presiden Jokowi dalam akta kelahiran.
"Coba cari mas, saya pengen tahu itu pak Jokowi punya nama di akte kelahiran, saya pengen tahu apakah benar-benar Mulyono atau Jokowi Widodo,” kata Ikrar dalam potongan video yang viral.
TAGS
Sumber: Fajar
Artikel Terkait
Pertemuan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis dengan Jokowi Diragukan, TPUA Bantah Misi Utang
Eggi Sudjana Akui Keaslian Ijazah Jokowi? Klarifikasi Peradi Bersatu
Analisis APBN 2025: Penerimaan Turun, Belanja & Utang Naik, Defisit Nyentuh 2,92%
PDI Perjuangan Larang Kader Korupsi: Isi Surat Edaran & Arahan Rakernas 2026