Modal Asing Masuk Rp1 Triliun ke Indonesia Akhir Oktober 2025: Analisis dan Dampaknya

- Sabtu, 01 November 2025 | 03:50 WIB
Modal Asing Masuk Rp1 Triliun ke Indonesia Akhir Oktober 2025: Analisis dan Dampaknya

Modal Asing Masuk Rp1 Triliun ke Indonesia Akhir Oktober 2025

Aliran modal asing atau capital inflow tercatat masuk ke Indonesia senilai Rp1 triliun pada akhir bulan Oktober 2025. Berdasarkan data transaksi resmi Bank Indonesia (BI), arus dana asing ini masuk dalam periode 27 hingga 30 Oktober 2025.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso mengonfirmasi perkembangan positif ini. "Nonresiden tercatat beli neto sebesar Rp1,00 triliun, terdiri dari beli neto sebesar Rp4,40 triliun di pasar saham," jelas Denny dalam keterangan resminya di Jakarta, Sabtu, 1 November 2025.

Rincian Perdagangan Asing di Pasar Keuangan

Meski terjadi pembelian neto di pasar saham, nonresiden justru melakukan penjualan neto di instrumen keuangan lainnya. Tercatat terjadi jual neto sebesar Rp3,23 triliun di pasar Surat Berharga Negara (SBN) dan Rp0,17 triliun di Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).

Secara kumulatif hingga 30 Oktober 2025, posisi modal asing menunjukkan pola yang beragam. Nonresiden mencatatkan beli neto Rp3,89 triliun di pasar SBN, namun melakukan jual neto signifikan sebesar Rp46,17 triliun di pasar saham dan Rp135,86 triliun di SRBI.

Komitmen BI Jaga Ketahanan Ekonomi

Bank Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait. Langkah strategis ini bertujuan mendukung ketahanan ekonomi Indonesia di tengam kondisi global yang dinamis.

"Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk mendukung ketahanan eksternal ekonomi Indonesia," tandas Denny menutup pernyataannya.

Editor: Laras Wulandari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar