Gempa M 6,7 Guncang Palu, Sejumlah Bangunan dan Jembatan Rusak

- Selasa, 16 Juni 2026 | 06:25 WIB
Gempa M 6,7 Guncang Palu, Sejumlah Bangunan dan Jembatan Rusak
PARADAPOS.COM - Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Palu, Sulawesi Tengah, pada Selasa, 16 Juni 2026, pukul 10.27 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas 1 Palu melaporkan adanya kerusakan pada sejumlah bangunan, termasuk retakan pada struktur Jembatan Palu III yang memaksa penutupan sementara akses lalu lintas. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa atau luka-luka akibat peristiwa tersebut.

Laporan Kerusakan Bangunan dan Infrastruktur

Guncangan yang terasa cukup kuat di Kota Palu dan sekitarnya meninggalkan jejak kerusakan di beberapa titik. Pengamat BMKG Stasiun Geofisika Kelas 1 Palu, Hendrik, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima berbagai laporan dari masyarakat. “Ada beberapa laporan bangunan yang rusak,” katanya di Palu, Selasa. Salah satu dampak yang paling terlihat adalah pada Jembatan Palu III. Indikasi keretakan pada struktur jembatan membuat pihak berwenang memutuskan untuk menutup sementara akses bagi seluruh kendaraan. Arus lalu lintas pun dialihkan melalui jalur alternatif hingga pemeriksaan lebih lanjut terhadap kondisi jembatan selesai dilakukan.

Bangunan Pemerintahan dan Fasilitas Umum Terdampak

Kerusakan akibat gempa bumi ini tidak hanya terbatas pada infrastruktur transportasi. Sejumlah bangunan pemerintahan dan fasilitas umum juga turut mengalami kerusakan. Di Kabupaten Sigi, misalnya, plafon Kantor Bupati Sigi ambruk sebagian. Getaran gempa juga menyebabkan beberapa bagian lantai bangunan tersebut mengalami retak. Sementara itu, di lingkungan Universitas Tadulako, auditorium kampus menjadi salah satu titik yang terdampak. Plafon auditorium mengalami kerusakan dan sebagian material bangunan dilaporkan jatuh akibat getaran yang cukup kuat.

Kondisi Perhotelan dan Konfirmasi Tidak Ada Tsunami

Di sektor perhotelan, kerusakan ringan dilaporkan terjadi di sejumlah hotel di Kota Palu. Beberapa bagian dari bangunan Hotel Best Western Coco Palu dan Hotel Santika mengalami kerusakan kecil, seperti retak pada dinding atau plafon. Meskipun demikian, situasi secara umum masih terkendali dan tidak ada laporan korban jiwa. BMKG memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai karakteristik gempa ini. Episentrum atau pusat gempa terletak di darat pada koordinat 1,13 Lintang Selatan dan 120,23 Bujur Timur, tepatnya sekitar 42 kilometer arah tenggara Kota Palu. Gempa ini tergolong dangkal dengan kedalaman pusat gempa mencapai 10 kilometer. Hasil pemodelan matematis yang dilakukan BMKG memastikan bahwa aktivitas seismik ini tidak berpotensi memicu terjadinya tsunami.

Editor: Bagus Kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar