EPMT Cetak Laba Rp603 Miliar di Kuartal III 2025, Penjualan Tembus Rp24,43 Triliun

- Selasa, 28 Oktober 2025 | 03:30 WIB
EPMT Cetak Laba Rp603 Miliar di Kuartal III 2025, Penjualan Tembus Rp24,43 Triliun

Kinerja Kuartal III 2025: Enseval Putera Megatrading (EPMT) Catat Laba Bersih Rp603,4 Miliar

PT Enseval Putera Megatrading Tbk (EPMT), anak perusahaan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), melaporkan kinerja keuangan yang positif hingga kuartal III tahun 2025. Perusahaan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp603,4 miliar, yang menunjukkan pertumbuhan sebesar 3,1% secara tahunan (year-on-year).

Pertumbuhan Penjualan dan Laba Kotor

Selama periode Januari-September 2025, penjualan bersih EPMT mencapai Rp24,43 triliun. Angka ini mencerminkan kenaikan sebesar 5,4% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2024 yang sebesar Rp23,19 triliun. Sejalan dengan itu, beban pokok penjualan juga mengalami kenaikan 5,1% menjadi Rp21,98 triliun.

Peningkatan penjualan ini berhasil mendongkrak laba kotor perusahaan. Laba bruto EPMT tumbuh 8,13% menjadi Rp2,45 triliun, dibandingkan Rp2,27 triliun pada kuartal III tahun sebelumnya.

Kondisi Neraca Perusahaan

Dari sisi neraca, kesehatan keuangan EPMT juga menunjukkan perkembangan yang solid:

  • Total Aset meningkat 6,4% menjadi Rp12,23 triliun.
  • Liabilitas naik 15,9% menjadi Rp4,53 triliun.
  • Ekuitas tumbuh 1,56% menjadi Rp7,7 triliun.

Kontributor Utama Pendapatan

Enseval Putera Megatrading mengoperasikan tujuh divisi bisnis utama, yang meliputi Barang Konsumsi, Obat Resep Dokter, Obat Bebas, Bahan Baku, Peralatan Kesehatan, Obat Hewan dan Ternak, serta Jasa Layanan Kesehatan.

Dua divisi yang menjadi penyumbang pendapatan terbesar adalah:

  • Divisi Barang Konsumsi dengan realisasi Rp9,18 triliun (kontribusi 38%).
  • Divisi Obat dengan Resep Dokter yang mencatatkan Rp8,55 triliun (kontribusi 35%) dengan pertumbuhan impresif sebesar 9,52%.

Laporan kinerja ini menguatkan posisi EPMT sebagai distributor produk kesehatan dan konsumen yang penting dalam grup Kalbe Farma.

Editor: Yoga Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar