Rencana Aksi Korporasi BRRC 2026 Terungkap, Saham Raja Roti Sempat Tembus Auto Reject!

- Selasa, 28 Oktober 2025 | 08:05 WIB
Rencana Aksi Korporasi BRRC 2026 Terungkap, Saham Raja Roti Sempat Tembus Auto Reject!

Raja Roti (BRRC) Buka Suara Soal Rencana Aksi Korporasi 2026

PT Raja Roti Cemerlang Tbk (BRRC) akhirnya memberikan penjelasan resmi mengenai rencana aksi korporasi yang sedang digodok perusahaan. Pengumuman ini datang setelah harga saham BRRC mengalami kenaikan tajam dan bahkan sempat menyentuh batas auto reject atas (ARA) selama dua hari berturut-turut.

Corporate Secretary Raja Roti, Nurjihan Khairunisa, menegaskan bahwa rencana aksi korporasi ini baru akan dilaksanakan pada tahun 2026. Waktu ini konsisten dengan komitmen perseroan dalam prospektus IPO yang menyatakan tidak akan ada aksi korporasi dalam 12 bulan ke depan.

Jenis Aksi Korporasi BRRC Masih Dalam Kajian

Meskipun sudah diumumkan, bentuk aksi korporasi yang akan dilakukan oleh emiten tepung roti ini masih belum dipastikan. Perseroan menyatakan bahwa jenis aksi korporasi masih dalam tahap kajian dan pematangan.

"Tujuan dari aksi korporasi tersebut adalah untuk mendukung strategi pertumbuhan dan pengembangan usaha perseroan ke depan," jelas Nurjihan melalui surat resmi kepada BEI.

BRRC Tunjuk PT Bisnis Berkah Bersama Sebagai Lead Advisor

Untuk mempersiapkan aksi korporasi ini, Raja Roti telah menunjuk PT Bisnis Berkah Bersama (Triple B) sebagai penasihat utama. Triple B merupakan perusahaan konsultasi keuangan yang telah berpengalaman sejak 2015 dalam layanan Merger & Acquisition (M&A), restrukturisasi keuangan, due diligence, hingga konsultasi pasar modal.

Penugasan yang diberikan kepada Triple B mencakup berbagai opsi strategi korporasi, termasuk akuisisi, penerbitan obligasi, rights issue, private placement, dan bentuk aksi korporasi lainnya.

Informasi ini memberikan kejelasan bagi investor setelah sebelumnya pengumuman rencana aksi korporasi tanpa detail spesifik sempat memicu volatilitas harga saham BRRC di pasar modal.

Editor: Rico Ananda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar