PARADAPOS.COM - Persis Solo resmi menunjuk Rochmat Setiawan sebagai kepala departemen analisis atau Head of Analysis Department. Langkah ini menjadi bagian dari strategi klub berjuluk Laskar Sambernyawa itu untuk memperkuat struktur teknis modern di tubuh tim. Rochmat diharapkan mampu menghadirkan pendekatan berbasis data guna mendukung pengambilan keputusan di berbagai level, mulai dari pelatih hingga manajemen.
Pengalaman Panjang di Dunia Analisis Sepak Bola
Sebelum bergabung dengan Persis, Rochmat menghabiskan tiga tahun di Persebaya Surabaya. Di sana, ia menjabat sebagai kepala departemen analisis dan terlibat langsung dalam pengembangan sistem analisis tim. Jam terbangnya tidak hanya terbatas di level klub.
Ia juga mencatatkan pengalaman berharga bersama Timnas Indonesia U-19 hingga Timnas Indonesia U-23. Rentang pengalaman itu membuatnya dinilai memiliki pemahaman mendalam tentang sepak bola modern yang mengandalkan data.
Peran Strategis di Balik Layar
Kehadiran Rochmat menjadi sinyal bahwa Persis Solo serius membangun fondasi teknis yang lebih kokoh. Dalam sepak bola modern, departemen analisis bukan lagi sekadar pelengkap. Fungsinya krusial: mengolah data pertandingan, memetakan kekuatan lawan, hingga memberikan rekomendasi taktis kepada pelatih.
“Saya siap berkontribusi untuk kemajuan Persis Solo. Tantangan di sini menarik karena klub memiliki visi yang jelas dalam mengadopsi teknologi dan data,” ujar Rochmat saat diperkenalkan.
Ia menambahkan bahwa pendekatan berbasis data akan membantu tim tidak hanya dalam performa di lapangan, tetapi juga dalam pengembangan pemain jangka panjang.
Membangun Kultur Analisis di Klub
Langkah Persis ini mencerminkan tren yang semakin umum di Liga Indonesia. Beberapa klub mulai menyadari bahwa kemenangan tidak hanya ditentukan oleh skill individu pemain, tetapi juga oleh kecerdasan dalam membaca pola permainan.
Rochmat diharapkan bisa membangun kultur analisis yang solid. Bukan sekadar menyediakan angka, tetapi juga menerjemahkannya menjadi informasi yang mudah dipahami oleh staf pelatih dan pemain.
Dengan latar belakangnya di Persebaya dan tim nasional, ia membawa perspektif yang lebih luas. Pengalaman menangani pemain muda di level internasional memberinya wawasan tentang bagaimana data bisa digunakan untuk mengasah potensi pemain sejak dini.
Harapan ke Depan
Persis Solo saat ini terus berbenah. Setelah beberapa musim bertahan di Liga 1, klub asal Kota Bengawan itu ingin naik level. Penunjukan Rochmat menjadi salah satu bukti bahwa mereka tidak setengah-setengah dalam membangun infrastruktur teknis.
Para pendukung Laskar Sambernyawa tentu berharap langkah ini membawa dampak nyata. Bukan hanya dalam hal hasil pertandingan, tetapi juga dalam cara tim bermain dan berkembang sepanjang musim.
Di tengah persaingan ketat Liga 1, kehadiran seorang analis data yang berpengalaman bisa menjadi pembeda. Kini, tinggal bagaimana Rochmat dan timnya menerjemahkan data menjadi kemenangan di lapangan.
Editor: Yoga Santoso
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Wamenaker: Program Magang Nasional Siapkan Lulusan Kampus Hadapi Kebutuhan Industri
Waspada Kanker Usus pada Wanita Muda: 5 Gejala Awal yang Sering Diabaikan
Pemakaman Kenegaraan Ayatollah Khamenei Ditunda Hingga Akhir Juni demi Hormati Masa Berkabung Muharram
Presiden Prabowo Tugaskan Mendikdasmen Bentuk Tim Evaluasi Buku Ajar Sekolah