Dukungan untuk penyelidikan yang komprehensif datang dari Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Saat menjadi saksi dalam sidang korupsi tata kelola minyak di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (27/1/2026), Ahok mendorong jaksa penuntut umum (JPU) untuk berani mengusut kasus hingga ke level tertinggi.
Ahok menegaskan pengusutan tidak boleh berhenti pada aspek teknis semata. Untuk membongkar kasus secara tuntas, pemeriksaan harus menyentuh mantan Menteri BUMN Erick Thohir hingga mantan Presiden Joko Widodo.
Keterangan Dito Ariotedjo dan Kunjungan Kerja ke Arab Saudi
Sementara dalam kasus korupsi kuota haji, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo mengaku telah memenuhi panggilan penyidik KPK. Dito menyatakan bahwa penyidik banyak menanyakan seputar kegiatan saat mendampingi Joko Widodo dalam kunjungan kerja ke Arab Saudi pada 2023.
Perkembangan terbaru ini menunjukkan dua kasus korupsi strategis tersebut semakin mendekat ke lingkaran kekuasaan, menantang konsistensi dan keberanian institusi penegak hukum di Indonesia.
Artikel Terkait
Dugaan Korupsi Sawit Rp 450 Triliun Seret Siti Nurbaya, Ini Fakta Lengkapnya
Harga Chromebook Kemendikbud Rp 10 Juta? Nadiem Makarim Bantah dan Beberkan Harga Riil di Sidang Tipikor
Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Lagi, Kasus Korupsi Kuota Haji Rugikan Negara Rp1 Triliun
Jampidsus Geledah Rumah Mantan Menteri LHK Terkait Kasus Nikel Konawe Utara yang Di-SP3 KPK