Sheikh Hasina Dijatuhi Hukuman Mati: Profil dan Kronologi Kasus
PARADAPOS.COM - Mantan Perdana Menteri Bangladesh, Sheikh Hasina, secara resmi dijatuhi hukuman mati. Vonis ini dibacakan oleh Pengadilan Kejahatan Internasional yang dibentuk di Bangladesh pada Senin (17/11/2025).
Proses persidangan terhadap Sheikh Hasina digelar secara in absentia atau tanpa kehadiran terdakwa selama beberapa bulan. Pengadilan menemukan Hasina terbukti bersalah karena memerintahkan pasukan keamanan untuk menindak tegas aksi unjuk rasa yang dipimpin oleh mahasiswa. Insiden tersebut dilaporkan mengakibatkan ribuan korban jiwa.
Sheikh Hasina Dinyatakan Bersalah atas Kejahatan terhadap Kemanusiaan
Setelah melalui proses persidangan, Sheikh Hasina akhirnya dinyatakan bersalah atas tuduhan kejahatan terhadap kemanusiaan. Keputusan pengadilan ini menjadi babak baru yang penuh kontroversi dalam sejarah politik Bangladesh.
Profil dan Biodata Lengkap Sheikh Hasina
Berikut adalah profil singkat dari mantan Perdana Menteri Bangladesh tersebut:
- Nama Lengkap: Sheikh Hasina Wazed
- Tanggal Lahir: 28 September 1947
- Tempat Lahir: Tungipara, Gopalganj, Bangladesh
- Afiliasi Politik: Partai Liga Awami (Awami League)
Latar Belakang dan Perjalanan Karier Politik Sheikh Hasina
Sheikh Hasina merupakan salah satu figur paling berpengaruh dalam peta politik Bangladesh. Ia adalah putri dari Sheikh Mujibur Rahman, yang dikenal sebagai Bapak Pendiri Bangladesh.
Karier politiknya dimulai setelah tragedi kudeta militer yang menewaskan ayahnya. Hasina sempat hidup dalam pengasingan sebelum akhirnya kembali ke Bangladesh dan membangun karier politik yang cemerlang.
Sheikh Hasina tercatat menjabat sebagai Perdana Menteri Bangladesh dalam beberapa periode, yakni dari 1996 hingga 2001, dan kembali berkuasa dari tahun 2009 hingga 2024. Di bawah kepemimpinannya, Bangladesh mengalami kemajuan signifikan dalam berbagai sektor, termasuk pembangunan infrastruktur, pertumbuhan ekonomi, dan penguatan institusi negara.
Warisan Politik dan Dampak Vonis Hukuman Mati
Dengan total masa jabatan sekitar 15 tahun, Sheikh Hasina tercatat sebagai salah satu perdana menteri dengan masa pemerintahan terpanjang dalam sejarah Bangladesh.
Vonis hukuman mati ini tidak hanya menjadi titik nadir dalam karier politiknya, tetapi juga berpotensi membawa dampak besar terhadap stabilitas politik dan proses rekonsiliasi nasional di Bangladesh.
Jika eksekusi benar-benar dilaksanakan, ini akan menjadi preseden sejarah pertama di mana seorang mantan pemimpin negara dihukum mati atas tuduhan kejahatan terhadap kemanusiaan yang terkait dengan penanganan protes dalam negeri.
Kronologi Tuduhan dan Proses Pengadilan
Gelombang kontroversi besar dalam kepemimpinan Hasina memuncak pada pertengahan 2024. Saat itu, aksi protes yang digerakkan oleh mahasiswa meluas menjadi krisis nasional. Pemerintahan Hasina dituding sebagai dalang di balik tindakan kekerasan terhadap para demonstran.
Jaksa penuntut dalam persidangan mengungkapkan bahwa selama aksi protes berlangsung, aparat keamanan yang berada di bawah komando pemerintah menggunakan senjata mematikan. Penggunaan helikopter, drone, dan senjata api berat turut disorot dalam proses persidangan.
Tuduhan inti yang diajukan terhadap Sheikh Hasina adalah perintah untuk melakukan "pembunuhan massal" terhadap para mahasiswa yang tengah berunjuk rasa.
Artikel Terkait
Dewan Perdamaian AS Kecualikan Israel dari Iuran Miliaran Dolar, Pengamat Soroti Ketimpangan
Trump Tuduh Iran Kembangkan Rudal Ancam AS dan Eropa, Perkuat Armada di Timur Tengah
AS Kerahkan Lebih dari 150 Jet Tempur ke Eropa dan Timur Tengah di Tengah Ketegangan dengan Iran
Negara-Negara Teluk Dorong Diplomasi Cegah Perang AS-Iran, Khawatirkan Hegemoni Israel