Arab Saudi & Negara Teluk Peringatkan AS: Serangan ke Iran Picu Krisis Minyak Global & Hancurkan Ekonomi Dunia

- Kamis, 15 Januari 2026 | 08:25 WIB
Arab Saudi & Negara Teluk Peringatkan AS: Serangan ke Iran Picu Krisis Minyak Global & Hancurkan Ekonomi Dunia

Respons atas Peringatan AS dan Ancaman bagi Stabilitas Kawasan

Tindakan preventif ini diambil setelah Amerika Serikat memerintahkan sekutunya di Teluk bersiap menghadapi potensi konflik. Peringatan Washington menimbulkan kegelisahan mendalam terkait perlindungan infrastruktur energi dan keamanan kedaulatan negara-negara Teluk, serta kekhawatiran akan serangan nyasar.

Arab Saudi, Oman, dan Qatar telah menyatakan dengan tegas kepada AS bahwa upaya untuk merobohkan pemerintahan Iran hanya akan menyebabkan guncangan ekstrem pada pasar minyak dunia. Kondisi ini diprediksi menjadi bumerang bagi perekonomian AS sendiri, yang dipicu lonjakan harga komoditas dan inflasi global.

Posisi Netral Arab Saudi dan Peringatan Soal Perubahan Rezim

Arab Saudi telah mempertegas posisi diplomatiknya kepada Teheran bahwa Riyadh akan bersikap netral jika konflik pecah. Secara resmi, Arab Saudi menyatakan tidak akan mengizinkan militer AS menggunakan wilayah udaranya sebagai jalur serangan ke Iran.

Blok negara Teluk juga melayangkan peringatan keras kepada Washington agar tidak memaksakan agenda penggulingan kekuasaan atau perubahan rezim di Teheran. Strategi tersebut dinilai sangat berisiko, dapat merusak stabilitas kawasan secara permanen, dan memicu perang berkepanjangan yang mustahil dikendalikan.

Halaman:

Komentar