Roy Suryo Tegas Tolak Temui Jokowi untuk Restorative Justice
Paradapos.com – Tersangka kasus dugaan fitnah ijazah Presiden Joko Widodo (Jokowi), Roy Suryo, secara tegas menyatakan tidak akan mengikuti langkah rekan sesama tersangka, Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis, untuk menemui Jokowi guna memohon restorative justice.
"Nggak, nggak, nggak (akan bertemu Jokowi)," tegas Roy Suryo saat dikonfirmasi wartawan di Polda Metro Jaya, Kamis (15/1/2026).
Roy Suryo Klaim Tak Ada Permintaan Maaf dari Pertemuan Sebelumnya
Roy Suryo mengaku telah berkomunikasi dengan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis. Menurut penuturannya, dalam komunikasi tersebut tidak ada pembahasan mengenai permintaan maaf kepada Presiden Jokowi.
"Orang yang bersangkutan sudah menyatakan nggak ada minta maaf. Jadi kita tunggu saja, nggak ada minta maaf-minta maaf. Ini (isu pertemuan) palsu ya, nggak ada," ujar Roy Suryo.
Ia juga menambahkan komentar terkait dampak dari langkah yang diambil kedua rekannya. "Kemudian Damai Hari Lubis itu akan membuat orang-orang bertanya-tanya, dan sekaligus membuat satu pemikiran di kepala... budrek mereka, budrek itu pusing," sambungnya.
Jokowi Buka Suara Soal Silaturahmi dengan Eggi dan Damai
Sebelumnya, Presiden Jokowi telah membenarkan pertemuan silaturahmi di kediamannya di Solo dengan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis yang didampingi pengacara Elida Netty, Rabu (14/1/2026).
"Benar beliau-beliau hadir untuk silaturahmi," kata Jokowi.
Mengenai kemungkinan restorative justice, Jokowi menyatakan bahwa pertemuan tersebut diharapkan dapat menjadi pertimbangan bagi penyidik Polda Metro Jaya. "Semoga bisa dijadikan pertimbangan bagi penyidik untuk restorative justice karena itu adalah kewenangan dari penyidik Polda Metro Jaya," jelas Presiden.
Dengan pernyataan tegasnya, Roy Suryo memilih jalur hukum yang berbeda dan menunggu proses penyidikan kasus dugaan pencemaran nama baik terkait ijazah Presiden Jokowi berjalan sesuai prosedur.
Artikel Terkait
Dino Patti Djalal Nilai Wacana Mediasi Prabowo antara AS-Iran Tidak Realistis
BGN Hentikan Sementara 47 Dapur Gizi Sekolah Temukan Roti Berjamur dan Buah Berbelatung
Anies Soroti Dinasti Politik dan Kesetaraan Jelang Gugatan Larangan Keluarga Petahana di MK
SBY Soroti Negosiasi Nuklir AS-Iran dan Risiko Perang dalam Esai Terbaru