Ombak 9 Meter Hingga Ancaman Perompak: Kisah Heroik Pelaut PIS Demi Energi Indonesia

- Selasa, 28 Oktober 2025 | 05:25 WIB
Ombak 9 Meter Hingga Ancaman Perompak: Kisah Heroik Pelaut PIS Demi Energi Indonesia

Kisah Pelaut PIS: Hadapi Ombak 9 Meter & Ancaman Perompak Demi Energi Nasional

Kru pelaut PT Pertamina International Shipping (PIS) menghadapi tantangan luar biasa dalam menjalankan tugas. Mulai dari menerjang ombak setinggi gedung hingga bersiaga menghadapi ancaman perompak, semua dilakukan untuk memastikan pasokan energi nasional tetap terpenuhi.

Pengalaman Captain Andhika Hadapi Cuaca Ekstrem di Afrika

Captain Andhika Dwi Cahyo berbagi pengalaman menantang saat menahkodai kapal tanker minyak mentah di Tanjung Harapan, Afrika Selatan. Dia harus bertahan menghadapi cuaca ekstrem dengan ombak mencapai ketinggian 9 meter yang terus menerjang kapalnya selama perjalanan.

Ancaman Perompak di Laut Filipina

Kisah berbeda datang dari Captain Adi Nugroho, pelaut berpengalaman 30 tahun. Ancaman terbesar dalam profesinya justru datang dari serangan perompak. Meski belum pernah mengalami perompak naik ke kapal, Adi dan kru selalu siaga menjalankan prosedur keamanan.

"Di sekitar Palawan, barat Filipina, ada modus nelayan menawarkan ikan dengan kapal cepat. Itu sebenarnya kamuflase karena mereka membawa senjata laras panjang," ungkap Adi.

Pelaut Perempuan PIS Buktikan Kompetensi

3rd Officer Eka Retno Ardianti membuktikan bahwa profesi pelaut tidak hanya untuk laki-laki. Meski awalnya orang tua hampir menghentikan niatnya, Eka berhasil meniti karier dari jenjang kadet sejak 2017.

"PIS memberikan kebijakan afirmatif yang mendorong pekerja perempuan berkarier dengan aman dan nyaman," kata Eka.

Pengakuan Internasional untuk Pelaut Indonesia

Captain Andhika mengungkapkan bahwa pelaut Indonesia semakin diakui di dunia pelayaran internasional berkat keterampilan dan keuletannya. Kemampuan pelaut Indonesia dinilai tidak kalah dengan pelaut luar negeri.

"Kita sebagai talenta lokal harus update mengenai regulasi dan ketentuan pelayaran internasional yang terus berkembang," tegas Andhika.

Pentingnya Penguasaan Bahasa Inggris

Captain Adi menekankan pentingnya penguasaan bahasa Inggris bagi pelaut Indonesia. "Tantangan utama pelaut kita adalah bahasa Inggris. Kalau kemampuan lain, kita tidak kalah," ujarnya.

Dukungan PIS untuk Kesejahteraan Pelaut

PIS mengelola 5.300 pelaut langsung maupun tidak langsung. Perusahaan memberikan dukungan terukur untuk keselamatan dan kinerja kru, dengan pencapaian zero fatality dan 40,5 juta jam kerja aman.

Ekspansi Global dan Prestasi Armada

Seiring transformasi bisnis, PIS memperkuat armada dan kru dengan merambah 50 rute global serta membuka kantor cabang di Singapura, Dubai, dan London. Dari 106 kapal milik PIS, 58 kapal mendapatkan skor sangat baik dalam Ship Inspection Report (SIRE).

Kontribusi untuk Energi Nasional

Seluruh pelaut PIS berkontribusi terhadap kesuksesan distribusi 161 miliar liter minyak, produk BBM, dan LPG ke dalam negeri maupun mancanegara.

Corporate Secretary PIS Muhammad Baron menegaskan komitmen perusahaan: "Kami berkomitmen membantu pelaut meningkatkan kemampuan secara berkala. Kami yakin pelaut Indonesia, khususnya di PIS, punya kemampuan tidak kalah dengan pelaut internasional."

Editor: Rico Ananda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar