Ray Rangkuti: Soeharto dan Kontroversi Gelar Pahlawan Nasional
Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti, menyatakan sikap pasrahnya jika pemerintah benar-benar menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada Presiden ke-2 RI, Soeharto. Pernyataan ini disampaikannya pada Selasa, 4 November 2025.
Ray Rangkuti mengungkapkan bahwa pemerintah tampaknya ingin menjadikan sosok yang terlibat dalam berbagai masalah di era Orde Baru sebagai teladan bagi masyarakat. Ia secara khusus menyoroti dua isu utama yang melekat pada kepemimpinan Soeharto.
Dua Isu Kelam Era Orde Baru
Menurut Ray, era Soeharto kerap dikaitkan dengan penyuburan praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN). Tidak hanya itu, periode tersebut juga diwarnai dengan pelanggaran HAM yang massif serta pemberangusan demokrasi.
Artikel Terkait
Dokumen Epstein: Kaitan Hary Tanoe, Trump, dan Misteri Indonesian CIA Terungkap
10 Surat Tanah Tidak Berlaku 2026: Girik, Letter C, Petuk Wajib Sertifikat
5 Rekomendasi Bare Metal Server Terbaik 2024: IDCloudHost, OVHcloud, Hetzner, dll.
Siapa Ayah Kandung Ressa Rossano? Denada Akui Anak, Adjie Pangestu Bantah