Perjuangan pendidikannya membawanya dari SD di kampung halaman hingga Pondok Pesantren Ashhabul Yamin di Sumatera Barat. Saat kuliah di IAIN Suska Riau (kini UIN Suska Riau), Wahid bekerja serabutan sebagai cleaning service di kampusnya sendiri hingga menjadi kuli bangunan untuk membiayai studi.
Karier Politik Abdul Wahid dan Puncak Menjadi Gubernur
Abdul Wahid mengawali karier politiknya melalui keaktifan di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), kariernya melesat dari Wakil Sekretaris hingga Ketua DPW PKB Riau sejak 2011.
Setelah dua periode di DPRD Riau, ia menjadi anggota DPR RI periode 2019–2024. Puncak karier politik Abdul Wahid tercapai saat terpilih sebagai Gubernur Riau periode 2025–2030 dan dilantik langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara.
Ironi Nasib Abdul Wahid: Dari Inspirasi ke Jerat KPK
Penangkapan Abdul Wahid oleh KPK menjadi ironi mendalam bagi publik yang mengenalnya sebagai sosok sederhana. Dalam berbagai wawancara, Wahid kerap menyatakan tidak pernah bermimpi menjadi gubernur dan lebih membayangkan masa depan sebagai pedagang.
Kini, nasib Gubernur Riau ini berada di ujung tanduk menunggu keputusan KPK. Masyarakat Riau dan nasional menanti perkembangan hukum kasus korupsi yang menjerat Abdul Wahid, mengubur kisah inspirasi anak desa yang berhasil mencapai puncak kekuasaan.
Artikel Terkait
Dugaan Aliran Uang Rp50 Juta (Euro) ke Ibu Menteri Terungkap di Sidang Kasus K3 Noel Ebenezer
Dokumen Epstein: Kaitan Hary Tanoe, Trump, dan Misteri Indonesian CIA Terungkap
10 Surat Tanah Tidak Berlaku 2026: Girik, Letter C, Petuk Wajib Sertifikat
5 Rekomendasi Bare Metal Server Terbaik 2024: IDCloudHost, OVHcloud, Hetzner, dll.