Yayasan Sahabat Pedalaman Juara 1 Mandaya Awards 2025, Bukti Nyata Pemberdayaan 3T

- Rabu, 12 November 2025 | 03:00 WIB
Yayasan Sahabat Pedalaman Juara 1 Mandaya Awards 2025, Bukti Nyata Pemberdayaan 3T

Yayasan Sahabat Pedalaman Raih Juara 1 Mandaya Awards 2025 Kategori LSM

Yayasan Sahabat Pedalaman berhasil meraih prestasi nasional dengan dinobatkan sebagai Juara 1 Mandaya Awards 2025 dalam kategori Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) atau Non-Governmental Organization (NGO). Penghargaan bergengsi ini menjadi bukti nyata komitmen dan kontribusi Sahabat Pedalaman dalam menciptakan dampak positif bagi masyarakat di daerah pedalaman Indonesia, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam pemerataan akses dan bantuan hingga ke pelosok negeri.

Penyerahan piala dan piagam penghargaan secara langsung diberikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI, Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin), kepada Direktur Yayasan Sahabat Pedalaman, Wafiq Zuhair Muhammad. Acara penghargaan diselenggarakan di Plaza BPJamsostek, Jakarta, pada Kamis, 16 Oktober.

Apa Itu Mandaya Award?

Mandaya Award adalah sebuah ajang apresiasi yang diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat. Penghargaan ini diberikan kepada para penggerak, baik lembaga maupun individu, yang telah berhasil menerapkan praktik terbaik dalam program penguatan kapasitas dan kemandirian masyarakat.

Menurut Cak Imin, "Mandaya bukan sekadar penghargaan, tapi simbol perubahan paradigma: dari bantuan menjadi pemberdayaan, dari program menjadi gerakan, dari ide menjadi dampak nyata."

Program Jembatan Pelosok Negeri: Jembatan Harapan Bagi Masyarakat 3T

Kemenangan ini tidak lepas dari keberhasilan Program Jembatan Pelosok Negeri yang dijalankan oleh Sahabat Pedalaman. Program ini telah membantu puluhan ribu masyarakat yang tinggal di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) yang sebelumnya kesulitan akses akibat tidak adanya jembatan.

Dampak program ini sangat terasa:

  • Anak-anak tidak perlu lagi menyeberangi sungai dengan perahu kecil atau melawan arus deras untuk berangkat sekolah.
  • Para petani dan pekebun kini lebih mudah mengangkut hasil panen mereka ke pasar.
  • Masyarakat yang sebelumnya terisolasi saat hujan deras kini dapat beraktivitas dengan lebih aman dan lancar.

Wafiq Zuhair Muhammad menyatakan, "Kami berharap program ini bisa jadi jembatan harapan untuk masyarakat di pedalaman agar terus bisa bergerak maju, berkembang dan memiliki daya saing. Lebih dari itu, kami ingin masyarakat di pedalaman dapat tumbuh setara dengan masyarakat di kota dalam setiap akses dan kesempatan."

Penghargaan Sebagai Penyemangat untuk Berkontribusi Lebih Luas

Wafiq menegaskan bahwa penghargaan Mandaya Awards 2025 ini bukanlah akhir, melainkan pemacu semangat bagi Sahabat Pedalaman untuk terus berkontribusi dan memperluas manfaat hingga ke seluruh penjuru Indonesia. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh donatur, mitra, dan pihak pendukung yang telah terlibat dalam kesuksesan setiap program.

"Penghargaan ini akan menjadi salah satu pengingat bagi kami untuk terus bergerak, untuk mewujudkan pedalaman yang lebih berdaya, mandiri, dan maju," pungkas Wafiq.

Editor: Laras Wulandari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar