KKP Buka Rekrutmen 3.000 Warga Sumba Timur untuk Program Budidaya Udang di Waingapu

- Selasa, 10 Februari 2026 | 21:50 WIB
KKP Buka Rekrutmen 3.000 Warga Sumba Timur untuk Program Budidaya Udang di Waingapu

PARADAPOS.COM - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membuka kesempatan bagi 3.000 warga lokal Sumba Timur untuk mengikuti rekrutmen dan pelatihan sebagai tenaga kerja terampil di program Budidaya Udang Terintegrasi (Integrated Shrimp Farming/ISF) di Waingapu. Pembukaan lowongan ini merupakan langkah strategis untuk menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Indonesia, dengan proses pendaftaran yang telah dibuka secara daring sejak 10 Februari 2026.

Komitmen KKP Siapkan Tenaga Kerja Lokal yang Kompeten

Program rekrutmen besar-besaran ini berfokus pada penyiapan tenaga kerja yang memenuhi standar operasional tambak udang terintegrasi. Kawasan Waingapu, khususnya Desa Palakahembi di Kabupaten Sumba Timur, dipandang memiliki potensi geografis yang besar untuk pengembangan budidaya udang skala modern. Inisiatif ini sejalan dengan strategi nasional KKP untuk meningkatkan produksi udang nasional, dengan menitikberatkan pada pemberdayaan masyarakat setempat.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, menegaskan komitmen kementerian dalam menciptakan lapangan kerja yang berdaya saing.

"Hari ini rekrutmen resmi kami buka. Kami mendapat mandat dari Menteri Kelautan dan Perikanan untuk menyiapkan SDM kompeten yang siap bekerja di tambak udang terintegrasi Waingapu," jelasnya dalam sebuah keterangan tertulis. "Melalui program kelas khusus, kami menyiapkan putra-putri terbaik Sumba Timur agar memiliki keterampilan teknis, sertifikasi kompetensi, dan kesiapan kerja sesuai standar industri."

Pelatihan Intensif untuk Berbagai Posisi Strategis

Para peserta yang lolos seleksi akan mengikuti pendidikan dan pelatihan intensif tanpa dikenakan biaya. Kurikulumnya dirancang khusus untuk mencetak tenaga kerja pada posisi-posisi kunci di industri budidaya udang modern. Posisi yang disiapkan antara lain operator anak kolam, teknisi budidaya, teknisi permesinan tambak, laboran kesehatan udang, hingga tenaga panen parsial.

Metode pelatihannya pun komprehensif, menggabungkan pembelajaran teori, praktik langsung, dan magang di tambak mitra. Pendekatan ini diharapkan dapat membekali peserta dengan pengalaman nyata sebelum benar-benar terjun ke lapangan. Setelah dinyatakan kompeten, mereka berpeluang besar untuk langsung diserap bekerja di kawasan ISF Waingapu.

Dukungan Penuh Pemerintah Daerah

Program ini disambut positif oleh Pemerintah Kabupaten Sumba Timur. Bupati Umbu Lili Pekuwali melihat momentum ini sebagai peluang emas untuk menahan arus urbanisasi dan membangun kemandirian ekonomi daerah. Ia menyatakan bahwa pemerintah daerah bersama jajaran dinas terkait dan satuan pendidikan akan mendorong partisipasi generasi muda.

"Kesempatan kerja skala besar kini hadir di tanah Sumba sendiri," ungkapnya. "Kami ingin anak-anak kami bisa bekerja, berkembang, dan membangun masa depan tanpa harus jauh merantau."

Dukungan ini dianggap krusial untuk memastikan sosialisasi program menjangkau calon peserta di tingkat desa dan sekolah menengah.

Tahapan dan Informasi Pendaftaran

Masyarakat yang berminat dapat mengakses informasi lengkap mengenai program, termasuk materi pelatihan, alur pendaftaran, dan tahapan seleksi, melalui Microsite Project Waingapu. Untuk pertanyaan lebih lanjut, tersedia juga contact center BPPSDM KP yang dapat dihubungi via WhatsApp. Dengan skema rekrutmen dan pelatihan yang terpadu ini, KKP berupaya tidak hanya membangun infrastruktur tambak, tetapi juga fondasi SDM yang andal untuk keberlanjutan industri udang nasional di masa depan.

Editor: Wahyu Pradana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar