paradapos.com - AFRIKA SELATAN - Afrika Selatan telah mengadukan Israel ke Mahkamah Internasional. Negara ini melaporkan karena melanggar Israel dinilai telah melanggar Konvensi Pencegahan Genosida.
Juru Bicara PBB Stephane Dujarric mengatakan meningkatnya kekerasan di Tepi Barat yang diduduki Israel termasuk peningkatan operasi pasukan keamanan Israel dan tingginya jumlah korban jiwa, sangat mengkhawatirkan.
Duta Besar Israel untuk PBB Gilad Erdan menuduh Dewan Keamanan PBB pasif sehubungan dengan pembebasan sandera Israel yang ditahan oleh Hamas, dan PBB tidak peduli mengenai situasi di Palestina.
Baca Juga: Kasus Pembunuhan Berantai di Wonogiri Terungkap
Tanpa menyebutkan pembunuhan rakyat Palestina di Jalur Gaza dan dampak global dari gencarnya pemboman, Erdan mengklaim bahwa badan-badan PBB yang bertanggung jawab untuk melaporkan Gaza dan Tepi Barat berbohong kepada Dewan Keamanan.
Kementerian Luar Negeri Israel menyebut pengaduan Afrika Selatan di Mahkamah Internasional tidak berdasar dan mengklaim bahwa Israel memerangi Hamas, bukan rakyat Palestina. (*)
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: krjogja.com
Artikel Terkait
Pemuda Tewas Dikeroyok Usai Melerai Pertengkaran Kekasih di Tempat Biliar Jakbar, Polisi Selidiki Dugaan Korban Dilempar
Pemakzulan Sara Duterte di Filipina Jadi Cermin, Bisakah Gibran Rakabuming Raka Bernasib Serupa?
Rupiah Melemah ke Rp17.604 per Dolar AS di Tengah Klaim Utang Aman dan Intervensi Agresif BI
Harta Gibran Naik Rp395 Juta, Didominasi Tanah dan Bangunan Senilai Rp17,4 Miliar