Islah Bahrawi Kritik Pemerintahan Prabowo: Demokrasi Mundur, Pilkada DPRD Disorot

- Jumat, 02 Januari 2026 | 01:00 WIB
Islah Bahrawi Kritik Pemerintahan Prabowo: Demokrasi Mundur, Pilkada DPRD Disorot

Latarbelakang: Wacana Prabowo soal Pilkada oleh DPRD

Kritik ini muncul menyusul wacana yang dilontarkan Presiden Prabowo Subianto agar kepala daerah (gubernur, bupati, wali kota) dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Usulan ini disampaikannya dalam HUT ke-60 Partai Golkar di Sentul, Bogor, pada Desember 2024.

Prabowo beralasan sistem pemilihan langsung dinilai terlalu mahal. Ia mencontohkan efisiensi sistem di negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, dan India, di mana DPRD yang memilih kepala daerah.

Menurut saya kita harus perbaiki sistem kita, dan kita tidak boleh malu untuk mengakui bahwa kemungkinan sistem ini terlalu mahal, ujar Prabowo.

Dukungan Partai Politik terhadap Wacana Pilkada oleh DPRD

Wacana ini telah mendapat dukungan dari sejumlah partai politik, antara lain:

  • Partai Gerindra
  • Partai Golkar
  • Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
  • Partai Ummat
  • Partai NasDem

Sementara Partai Amanat Nasional (PAN) menyatakan usulan tersebut layak untuk dipertimbangkan.

Kritik dari Islah Bahrawi ini menyoroti perdebatan panas mengenai arah demokrasi dan reformasi di Indonesia di bawah pemerintahan baru, serta potensi perubahan besar dalam sistem pemilihan kepala daerah.

Halaman:

Komentar