Islah Bahrawi Kritik Pemerintahan Prabowo: "Makan Tuh Pemerintahan, Demokrasi Mundur"
Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia (JMI) Islah Bahrawi melontarkan kritik pedas terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Dalam cuitannya di platform X, Islah menilai pemerintahan saat ini dinilai memundurkan amanat reformasi dan demokrasi.
Kritik Islah Bahrawi terhadap Supremasi Sipil dan Kebijakan
Islah menyoroti sejumlah kebijakan dan kondisi yang menurutnya mengikis supremasi sipil. Beberapa poin kritiknya meliputi:
- Aktivis yang dipenjara.
- Intimidasi terhadap konten kreator kritis.
- Wacana kepala daerah dipilih oleh DPRD, bukan langsung oleh rakyat.
- Pembentukan 140 batalyon tentara tambahan yang dikhawatirkan memicu militerisasi.
- Arah kebijakan politik dan ekonomi yang dianggap tidak jelas.
Dalam cuitannya, Islah menulis, Supremasi sipil dibuntungi perlahan. Polisi jadi 'pramuka'. Kebijakan politik dan ekonomi tak tentu arahnya.
Sindiran untuk Pendukung Pemerintahan Prabowo-Gibran
Islah dengan tegas menyindir pihak-pihak yang mendukung pemerintahan saat ini. Ia menyatakan, Makan tuh pemerintahan yang elu dukung habis-habisan! Gua? Gua lobet 16 persen. Dan gua bangga bukan bagian dari kalian yang ikut serta memundurkan amanat Reformasi dan Demokrasi.
Pernyataan lobet 16 persen
merujuk pada dukungannya kepada pasangan Ganjar-Mahfud pada Pilpres 2024 yang memperoleh sekitar 16% suara.
Artikel Terkait
ICW Beberkan Afiliasi Politik di Program Makan Bergizi Gratis: Gerindra Paling Dominan
MH370 2025: Lokasi Baru Diklaim Ilmuwan, Pencarian Segera Dilanjutkan
Presiden Prabowo Salah Ucap Selamat Tahun Baru 2021 di 2026, Respons Gerindra Viral
Somasi ke Budhius M Piliang: Isu Ijazah Jokowi & Keterkaitan SBY Dikupas Tuntas