SBY dan Megawati Siap Jalur Hukum Soal Isu Ijazah Jokowi, Ini Tanggapan Lengkap

- Kamis, 01 Januari 2026 | 07:50 WIB
SBY dan Megawati Siap Jalur Hukum Soal Isu Ijazah Jokowi, Ini Tanggapan Lengkap
SBY dan Megawati Siap Jalur Hukum Terkait Isu Ijazah Jokowi | Analisis Lengkap

SBY dan Megawati Siap Jalur Hukum Terkait Tudingan Ijazah Jokowi

PARADAPOS.COM – Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mempertimbangkan langkah hukum terhadap pihak-pihak yang mengaitkan mereka dengan kasus tudingan ijazah palsu Presiden Joko Widodo (Jokowi). Isu yang santer beredar ini disebut digawangi oleh orang besar dan terkait agenda politik tertentu.

SBY Terganggu dan Siap Somasi

Politikus Partai Demokrat, Andi Arief, menyatakan bahwa SBY merasa sangat terganggu dengan isu yang menuduhnya berada di balik pengguliran kasus ijazah Jokowi. Bahkan, SBY juga dituding berkolaborasi dengan Megawati dalam hal ini.

"Pak SBY cukup terganggu dengan isu ini karena tidak benar," kata Andi Arief dalam sebuah video pernyataan. Ia menegaskan bahwa hubungan antara SBY dan Jokowi tetap baik.

Andi mengungkapkan, jika fitnah tersebut tidak dihentikan, SBY berencana menempuh jalur hukum dimulai dengan somasi. "Terbuka kemungkinan untuk menempuh proses hukum," tegasnya. Ia juga menambahkan bahwa saat ini SBY lebih fokus pada dunia seni lukis dan mengurus klub voli Lavani, sementara pimpinan Partai Demokrat telah diserahkan kepada Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Dukungan dan Langkah Hukum dari Kubu PDIP

Di sisi lain, kubu PDIP juga menyatakan sikap serius. Politikus PDIP Guntur Romli mengatakan bahwa partainya sedang membahas langkah hukum karena merasa dirugikan atas tuduhan yang mengaitkan Megawati dengan isu tersebut.

"Kami mendukung apabila Pak SBY akan menempuh jalur hukum. Fitnah tersebut memang tidak bisa dibiarkan," ujar Guntur. Ia menambahkan bahwa pertimbangan hukum ini muncul dari kesadaran kader untuk membela kehormatan ketua umum, bukan karena perintah langsung Megawati.

Guntur juga menegaskan posisi PDIP terkait Jokowi: "Sejak dipecat dari PDI Perjuangan, Jokowi sudah bukan lagi urusan kami."

Jokowi: Ada Operasi Politik Besar di Balik Isu Ijazah

Sebelumnya, Jokowi secara blak-blakan menyebut ada agenda dan operasi politik besar di balik isu ijazah palsu yang telah bergulir selama empat tahun. Dalam wawancara eksklusif, Jokowi menyatakan dirinya siap jika pembuktian dilakukan di pengadilan.

"Saya dituduh ijazah saya palsu. Artinya, yang menuduh itu yang harus membuktikan," kata Jokowi. Ia meyakini ada upaya sistematis untuk menurunkan reputasinya demi kepentingan politik tertentu.

Jokowi juga mengonfirmasi bahwa ada "orang besar" di balik pengguliran isu ini. "Saya pastikan. Iya," katanya, meski enggan menyebut nama. Ia menyerukan agar energi bangsa difokuskan pada tantangan strategis negara, seperti perkembangan AI dan robotika, bukan pada isu-isu yang dianggapnya ringan.

Sumber: Tribunnews

Editor: Andri Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar