Politikus PDIP, Guntur Romli, menyatakan dukungannya jika SBY menempuh jalur hukum. PDIP sendiri juga merasa dirugikan dengan tuduhan serupa yang melibatkan Megawati.
"Kami mendukung apabila Pak SBY akan menempuh jalur hukum. Fitnah tersebut memang tidak bisa dibiarkan," ujar Guntur. Ia menambahkan bahwa upaya hukum yang dipertimbangkan oleh kader PDIP merupakan bentuk pembelaan atas kehormatan Ketua Umum mereka.
Jokowi Sebut Ada Operasi Politik Besar
Menanggapi isu yang telah berlangsung selama empat tahun ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut ada agenda dan operasi politik besar di baliknya. Jokowi yakin dengan keaslian ijazahnya dan menantang pihak yang menuduh untuk membuktikannya di pengadilan.
"Saya pastikan ada orang besar di balik isu ini. Semua dilakukan untuk kepentingan politik, untuk menurunkan reputasi," kata Jokowi dalam sebuah wawancara eksklusif. Ia menegaskan bahwa energi bangsa seharusnya difokuskan pada tantangan strategis negara, bukan pada isu-isu yang tidak produktif.
Partai Demokrat Beri Ultimatum
Ahmad Khoirul Umam menegaskan bahwa somasi yang dilayangkan adalah proses awal dan bentuk ultimatum. Partai Demokrat memberikan kesempatan kepada pihak di balik akun-akun tersebut untuk menghentikan aksinya dan menyampaikan permintaan maaf.
"Jika proses ini tidak berjalan, Partai Demokrat siap membawa masalah ini ke ranah hukum," pungkas Umam. Partai Demokrat juga mendorong Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk dapat mendeteksi aktor-aktor di balik akun-akun penyebar fitnah tersebut.
Artikel Terkait
Atalia Praratya Buka Suara Soal Isu Wanita Lain di Sidang Cerai Ridwan Kamil: Tanya ke yang Bersangkutan
Partai Demokrat Bantah Keterlibatan SBY dan Tegaskan Roy Suryo Bukan Kader
ICW Beberkan Afiliasi Politik di Program Makan Bergizi Gratis: Gerindra Paling Dominan
Islah Bahrawi Kritik Pemerintahan Prabowo: Demokrasi Mundur, Pilkada DPRD Disorot