Sahroni Tegaskan: "Saya Tidak Korupsi Tapi Dijarah"
Dengan nada emosional, Sahroni menegaskan posisinya di hadapan majelis hakim. "Saya tidak menyangka. Ini sejarah baru, Yang Mulia. Saya tidak korupsi tapi saya dijarah," katanya.
Peristiwa penjarahan ini terjadi di puncak eskalasi unjuk rasa besar di Jakarta. Rekaman video kerusuhan yang beredar luas kala itu menunjukkan massa merusak kendaraan dan menerobos masuk ke area rumahnya.
Proses Hukum dan Pengembalian Barang
Kepolisian sebelumnya mengonfirmasi bahwa sebagian barang yang dijarah telah dikembalikan oleh warga, meski jumlahnya sangat kecil dibanding total klaim kerugian. Penyidikan terhadap pelaku penjarahan hingga saat ini masih terus dilakukan.
Persidangan ini menghadirkan kembali kronologi lengkap peristiwa dramatis yang memicu kerusuhan dan penjarahan massal terhadap properti pribadi seorang publik figur tersebut.
Artikel Terkait
Penarikan Susu Formula Nestle 2025: Daftar Lengkap Produk & Negara Terdampak
Panic Kit Dharma Pongrekun: Panduan Lengkap Siapkan Perlengkapan Darurat untuk 7 Hari
Pelecehan Seksual di Pengungsian Banjir Sumatera: Fakta & Solusi Pencegahan
Eggi Sudjana Sebut Pertemuan dengan Jokowi Ibarat Musa dan Firaun, Peluang Restorative Justice Terbuka