Hingga laporan ini dibuat, Basarnas menyatakan baru dua jenazah yang berhasil dievakuasi dari total 10 orang di dalam pesawat. Serpihan pesawat ditemukan tersebar hingga radius 700 meter dari titik insiden.
Meski demikian, tim SAR mengaku optimis karena kondisi jenazah yang telah ditemukan masih dalam keadaan utuh. Pencarian terus dilakukan dengan menembus medan berat Gunung Bulusaraung.
Pesan Terakhir dan Harapan Keluarga
Ayah Esther, Adi Saputra, mengenang komunikasi terakhir dengan putri sulungnya pada Jumat malam (16/1/2026), beberapa jam sebelum kecelakaan. Dalam pesan tersebut, Esther secara tiba-tiba meminta maaf, sebuah hal yang jarang dilakukannya.
Keluarga besar masih menunggu dengan harap di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar. Mereka menggambarkan Esther sebagai pramugari berpengalaman hampir 7 tahun, anak yang baik, perhatian, dan tidak banyak menuntut.
"Saya berharap mukjizat Tuhan masih ada. Selama kami belum melihat Esther, mukjizat itu pasti masih ada," ujar Adi Saputra dengan penuh keyakinan.
Operasi pencarian dan evakuasi korban pesawat IAT di Gunung Bulusaraung masih terus dilakukan secara intensif oleh tim gabungan.
Artikel Terkait
Identitas Pramugari Korban Kecelakaan Pesawat ATR di Pangkep Diumumkan DVI Polri
Purbaya Klaim Bisa Perkuat Rupiah ke Rp17 Ribu dalam 2 Malam, Ini Faktanya
Viral WNI Berhijab Jadi Tentara AS: Fakta dan Risiko Kehilangan Kewarganegaraan
Restrukturisasi Utang Kereta Cepat Whoosh: Solusi Terbaik Pemerintah Menurut AHY