Proses identifikasi memadukan data vital tubuh, data gigi, sidik jari, serta barang kepemilikan yang dibawa korban saat kejadian.
Kronologi Penemuan dan Evakuasi Jenazah
Jenazah Florencia ditemukan oleh Tim SAR Gabungan pada Senin, 19 Januari 2026, sekitar pukul 14.20 WITA. Ia merupakan korban kedua yang berhasil ditemukan di lokasi kejadian.
Jenazah ditemukan dalam posisi tengkurap di jurang sedalam 200 meter. Kondisi tubuh masih relatif utuh meski terdapat kaki kanan yang patah. Setelah dievakuasi, jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Makassar pada Selasa malam, 20 Januari 2026, untuk menjalani proses identifikasi lebih lanjut.
Keberhasilan identifikasi ini menjadi langkah penting dalam proses penyelidikan menyeluruh terhadap kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung tersebut.
Artikel Terkait
Roy Suryo Protes Penetapan Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Sebagai Pelanggaran HAM Berat
Kasus Ijazah Jokowi: Akankah Kejaksaan P21 atau P19? Ini Analisis Lengkap
Kasus Pelecehan Seksual di Ponpes Lombok Tengah: MTF Diduga Jadi Pelaku, 5 Santriwati Korban
Purbaya Klaim Bisa Perkuat Rupiah ke Rp17 Ribu dalam 2 Malam, Ini Faktanya