Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), angka pengangguran RI pada Februari 2024 turun menjadi 7,20 juta orang. Angkanya berkurang sekitar 800 ribu dibanding tahun sebelumnya, yakni 7,99 juta jiwa.
Tingkat Pengangguran Terbuka atau TPT 2024 tercatat pada angka 4,82 persen. Pada periode sebelum pandemi, TPT Indonesia tercatat sebesar 4,99 persen pada Februari 2020.
Suahasil lanjut membeberkan, pertumbuhan ekonomi kuartal I 2024 berada di level 5,11 persen merupakan basis yang bagus dan baik. Untuk kuartal berikutnya, kata dia pemerintah masih optimistis di atas 5 persen. "Kalau kami di pemerintah masih yakin untuk 2024 ini Indonesia akan tumbuh di atas 5 persen dengan potensi di 5,2 persen. Itu adalah angka yang kami gunakan," katanya.
Dia menuturkan, di tengah situasi geopolitik yang bergejolaknya, Indonesia jelas terkena imbasnya. Oleh karena itu, menurut dia Indonesia harus menavigasi kondisi ekonomi global dari kondisi geopolitiknya. Dalam upaya menavigasi itu, kata dia pertumbuhan ekonomi di kuartal I 2024 patut disyukuri. "Pertumbuhan pendapatan, pertumbuhan PDB (produk domestik bruto) yang kami yakin juga dirasakan dan nanti akan muncul dalam bentuk ruang-ruang peluang bisnis," tuturnya.
Artikel Terkait
Bappenas: Program Makan Bergizi (MBG) Lebih Mendesak Daripada Buka Lapangan Kerja, Ini Alasannya
Kasus Es Gabus Spons: Analisis Lengkap Pro Kontra Firdaus Oiwobo vs Susno Duadji
Babinsa Serda Heri Dihukum 21 Hari: Kronologi Tuduhan Es Gabus Spons ke Pedagang
Anwar Abbas Peringatkan Prabowo: Waspada Siasat Israel-AS di Dewan Perdamaian Gaza