Ledakan Guncang Masjid di Jember Saat Salat Tarawih, Tak Ada Korban Jiwa

- Selasa, 17 Maret 2026 | 03:25 WIB
Ledakan Guncang Masjid di Jember Saat Salat Tarawih, Tak Ada Korban Jiwa

PARADAPOS.COM - Sebuah ledakan mengguncang Masjid Raya Pesona di Perumahan Pesona Regency, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Rabu (20/3) malam. Peristiwa yang terjadi saat jemaah sedang menunaikan salat Tarawih ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun sempat memicu kepanikan. Kepolisian Resor Jember langsung bergerak cepat untuk mengamankan lokasi dan menyelidiki sumber serta penyebab ledakan tersebut.

Kepanikan Saat Ibadah Tarawih

Suara dentuman keras terdengar di tengah kekhusyukan ibadah. Video amatir yang beredar pasca-kejadian memperlihatkan suasana kalut, dengan sejumlah jemaah berhamburan keluar dari bangunan masjid untuk menyelamatkan diri. Situasi yang mencekam itu berangsur reda setelah petugas kepolisian tiba dan mulai mengambil alih pengamanan lokasi.

Respons Cepat dan Pengamanan TKP

Tim dari Polres Jember langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) begitu laporan diterima. Mereka dengan sigap memasang garis polisi dan mensterilkan area sekitar masjid. Langkah ini diambil untuk mencegah kerumunan warga yang penasaran mendekat, sekaligus memastikan proses penyelidikan forensik oleh tim Gegana dapat berjalan tanpa gangguan.

Dugaan Sementara dari Pengurus Masjid

Fadil, selaku takmir Masjid Raya Pesona, memberikan keterangan awal mengenai titik kejadian. Menurut penuturannya, sumber ledakan diduga berasal dari sebuah lemari lama yang sudah tidak terpakai.

"Di dekatnya tempat wudu. Sumber ledakan itu diduga dari lemari yang terlantar tidak dipakai. Pas kejadian sedang dilaksanakan salat Tarawih," jelas Fadil di lokasi kejadian.

Penyelidikan Menyeluruh Masih Berlangsung

Meski ada keterangan awal dari pengurus masjid, aparat kepolisian menekankan bahwa penyelidikan masih dalam tahap awal. Kasat Reskrim Polres Jember, AKP Angga Riatma, menyatakan pihaknya belum dapat memastikan apakah ledakan berasal dari bahan peledak, akumulasi gas, atau penyebab lain.

"Kita masih melakukan penyelidikan dan mengimbau kepada masyarakat agar tidak mendekat ke posisi ledakan. Kita akan melakukan sterilisasi," tegas AKP Angga.

Hingga berita ini diturunkan, tim Gegana masih bekerja di TKP untuk mengumpulkan bukti dan menganalisis material sisa ledakan. Prioritas utama adalah mengungkap fakta sebenarnya di balik insiden ini dengan teliti dan komprehensif, guna memberikan kejelasan kepada masyarakat dan mencegah spekulasi yang tidak perlu.

Editor: Wahyu Pradana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar